Dana Nasabah Tertahan di Koperasi Besutan Bank Bukopin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KTP SR, nasabah Swamitra  yang uangnya tertahan di koperasi. SP/Mahbub Fikri
KTP SR, nasabah Swamitra  yang uangnya tertahan di koperasi. SP/Mahbub Fikri

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Modus penipuan berkedok koperasi kembali terjadi, ironisnya, Swamitra merupakan koperasi simpan pinjam yang bekerja sama dengan salah satu bank kenamaan Bukopin, namun Swamitra malah menggunakan kedoknya untuk menipu para nasabahnya.

Salah satu korbannya, yang menjadi korban penipuan Koperasi Swamitra kali ini menimpa SR, warga Suruh Sukodono, Sidoarjo.

Pasalnya, SR ini telah menjadi nasabah Swamitra sejak 2017 lalu, dengan dalih diiming-imingi mendapatkan bunga pada tiap bulannya.

Berselang 3 tahun berlalu, uang yang berada di tabungan tersebut hendak diambilnya untuk keperluan sehari-hari.

Namun naas, pasca hendak mengambil tabungannya, uang tersebut tidak diberikan oleh pihak Koperasi Swamitra dengan berbagai alasan.

Hal tersebut lantas diketahui NH selaku suami dari SR, hingga dirinya mendatangi kantor Koperasi Swamitra yang berada di Pasar Larangan Sidoarjo perihal uang istrinya yang tak kunjung diberikan.

"Istri saya kok malah dipermainkan seperti ini, mana tanggung jawab Swamitra yang menjanjikan uang kembali, ini sudah 6 bulan lebih," tutur NH dengan nada geram (Selasa 6/4).

Suami dari SR ini juga sangat menyayangkan terhadap Bank Bukopin yang bertindak sebagai pemberi keuangan yang digulirkan kepada Koperasi Swamitra.

"Saya heran, katanya Bank Bukopin pemberi keuangan, tapi mana faktanya, ini uang istri saya kok malah ditelan dan ditipu mentah-mentah, saya ini bukan mau berhutang, tapi ingat saya mau ambil hak istri saya," imbuh NH.

Dalam kesempatan yang lain, NH mencoba menghubungi pihak koperasi via seluler pada Februari lalu. Hal ini ia lakukan karena saat ditemui sulit sekali, Rudi selaku kepala Cabang Koperasi Swamitra Pasar Larangan menjelaskan bahwasanya posisi Swamitra sedang dalam keadaan sulit.

"Iya pak kami mohon maaf, saat ini Swamitra sedang dalam keadaan susah, harap bersabar kami akan usahakan uang istri bapak," jelas Rudi melalui telepon seluler.

Bahkan lebih lanjut Rudi malah melemparkan kasus nasabah Swamitra kepada Bank Bukopin.

"Coba pak koordinasi dengan pak Indra Bank Bukopin Sidoarjo yang menangani bagian Koperasi," imbuh Rudi.

Namun pada faktanya, hal tersebut hanya seolah-olah dijadikan sebagai bola ping-pong oleh kedua Bank ini agar nasabah tersebut sedikit reda.

Diketahui, dana nasabah yang tertahan di Koperasi Swamitra dan tidak menerima haknya itu berjumlah sebesar 11 juta. fm

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…