Pakai Tajak Dipadu Hot Pants, Dikritik Rendahkan Adat Melayu Riau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Keanu Agl. SP/ JKT
Keanu Agl. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Selebgram tersohor Keanu Agl bikin geger hingga mendapatkan kecaman karena penampilannya saat berkunjung ke Kota Pekanbaru, Riau. Pasalnya, Keanu tampil menggunakan Tanjak Melayu dipadu dengan celana pendek atau hot pants.

Kedatangan Keanu ke Pekanbaru untuk meresmikan salah satu bisnisnya bersama Fadil Jaidi. Dalam sebuah postingan di Instagram, Keanu terlihat tampil di sebuah acara mengenakan kaus berwarna kuning. Tanjak Melayu berwarna putih terpasang di kepala laki-laki bernama asli Muhammad Miftahul Huda itu.

Menanggapi itu, DPH Lembaga Adat Melayu atau LAM Riau, Datuk Syahril Abubakar, mengaku kecewa melihat penampilan Keanu. Datuk Syahril berencana memanggil panitia yang menggelar acara yang mengundang Keanu.

"Jelas kita tak terima, tidak sesuai alur dan patutnya," kata Datuk Syahril, Kamis (8/4/2021).

Bukan baju dan tanjak dikenakan Keanu yang jadi sorotan, melainkan celana pendek Keanu yang dinilai merendahkan dan tak sesuai dengan penggunaannya hingga dinilai merendahkan adat Melayu Riau.

Kritik terhadap Keanu juga disampaikan putra asli Riau yang merupakan dosen di Universitas Riau, Zulwisman. Pria yang akrab disapa Bang Zul itu menyebut pemakaian tanjak oleh Keanu tidak sesuai dan merendahkan martabat Melayu Riau.

"Peruntukan tanjak bukan hanya sebagai gaya saja. Tapi dipakai anak Melayu Riau untuk menunjukkan jati diri, anak Melayu cara berpakaian sesuai adat-istiadat dan ajaran agama, bukan seperti itu," katanya.

Selain itu, Zul menilai tindakan Keanu sangat tidak tepat. Wajar jika masyarakat Riau marah melihat foto yang tersebar luas tersebut.

"Kita lihat secara adat dan kepatutan tidak tepat. Kecaman masyarakat itu saya nilai sudah tepat, apakah kesengajaan atau itu ketidaktahuan," imbuhnya. "Sebab, penggunaan tanjak harus sesuai tempat dan suasana."

Tak hanya mengecam Keanu, Zulwisman juga meminta panitia bertanggung jawab. Sebab, panitia dinilai lalai memberikan tanjak dengan orang yang penampilannya tidak tepat. Ia menuntut klarifikasi dan permintaan maaf dari yang bersangkutan.

Bang Zul menyebut kecaman terhadap Keanu juga harus menjadi pelajaran bagi Lembaga Adat Melayu dan warga di Riau. Pemahaman tanjak harus dimiliki setiap warga.

"Ini untuk merendahkan amarah orang Riau. Ini jadi pelajaran, tentu bagi LAM Riau ini harus menguatkan, bagaimana tanjak itu boleh dan tidak boleh digunakan," tegas Zulwisman.

Keanu sendiri belum terlihat mengunggah apapun terkait hal ini di akun Instagramnya. Namun diketahui aksi Keanu ini sudah dimaafkan oleh masyarakat Melayu Riau. "Sempat ramai disana. Tapi udah dimaafkan...," isi caption postingan tersebut.

Dalam postingan itu pula, Keanu lantas ikut memberikan komentar. Ia bersyukur karena masalahnya tida sampai diperpanjang. "Alhamdulillah," tulis Keanu. Dsy15

 

 

Berita Terbaru

Dasco Didesak jadi Saksi di MKD Kasus Deddy Sitorus vs KWP, karena Sukses Damaikan  PWI vs Hotman Paris

Dasco Didesak jadi Saksi di MKD Kasus Deddy Sitorus vs KWP, karena Sukses Damaikan  PWI vs Hotman Paris

Rabu, 12 Agu 2026 18:13 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 18:13 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- Polemik Deddy H. Sitorus vs Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) memanas. Praktisi pemilu sekaligus wartawan senior David Susanto…

BSI Gandeng Nasyiatul Aisyiyah, Perluas Akses Keuangan Syariah dan Pembiayaan UMKM

BSI Gandeng Nasyiatul Aisyiyah, Perluas Akses Keuangan Syariah dan Pembiayaan UMKM

Rabu, 12 Agu 2026 17:57 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 17:57 WIB

SurabayaPagi, Surakarta — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperluas kerja sama dengan organisasi kemasyarakatan Islam untuk memperkuat ekosistem ekonomi s…

Dewan Ponorogo Ramai-Ramai Setor Uang Tunjangan, Kejaksaan Amankan Lebih Dari Rp 1 M Di Hari Ke 3

Dewan Ponorogo Ramai-Ramai Setor Uang Tunjangan, Kejaksaan Amankan Lebih Dari Rp 1 M Di Hari Ke 3

Rabu, 12 Agu 2026 17:33 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 17:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Gelombang pengembalian uang Tunjangan Perumahan (TP) anggota dan pimpinan DPRD Ponorogo terus terjadi pasca Kejaksaan Negeri Ponorogo…

KDMP Desa Jabaran Sudah Berdiri, Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

KDMP Desa Jabaran Sudah Berdiri, Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

Rabu, 12 Agu 2026 16:56 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo — Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Jabaran, Kecamatan Balongbendo, kini telah berdiri. Kehadiran koperasi tersebut d…

Sidang lanjutan Praperadilan Pimred Harian Surabaya Pagi, Agenda Pemeriksaan Saksi

Sidang lanjutan Praperadilan Pimred Harian Surabaya Pagi, Agenda Pemeriksaan Saksi

Rabu, 12 Agu 2026 16:51 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Sidang lanjutan Praperadilan dugaan salah tahan Pimred Harian Surabaya Pagi Raditya M. Kadaffi di Pengadilan Negeri Surabaya Ruang …

Kasus Pengerukan Tanjung Perak disebut Kriminalisasi, Tiga Terdakwa Bantah Korupsi dan Tak Rugikan Negara

Kasus Pengerukan Tanjung Perak disebut Kriminalisasi, Tiga Terdakwa Bantah Korupsi dan Tak Rugikan Negara

Rabu, 12 Agu 2026 16:02 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 16:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tiga terdakwa PT Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) dalam perkara dugaan korupsi proyek pengerukan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak…