Perjuangkan Kesetaraan Disabilitas, Dirikan Perumahan Inklusif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Taryaningsih. SP/ TRG
Taryaningsih. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Taryaningsih yang merupakan pejuang disabilitas asal Trenggalek meresmikan perumahan inklusif untuk penyandang disabilitas, para janda, dan kelompok rentan pada Desember 2019 lalu. Lokasinya di Desa Prambon, Kecamatan Tugu.

Pengalaman menjadi difabel di masa balita membuat Tary sedikit tahu soal pergulatan batin para penyandang disabilitas. "Saya memutuskan untuk dekat dengan para penyandang disabulitas salah satunya karena saya pernah seperti mereka," imbuh Tary, dikutip Minggu (18/4/2021).

Saat itu tahun 2009. Tary, sapaan akrabnya, menjadi guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sekolah Luar Biasa Bhayangkari Trenggalek. Ketika itu, jenjang tertinggi di sana setingkat SMP. Dengan tabungan Rp 500 juta yang ia kumpulkan bertahun-tahun, Tary membeli lahan seluas kurang lebih 200 meter persegi di Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek. Tary butuh tempat yang lebih luas apabila ingin merangkul lebih banyak para penyandang disabilitas.

Oleh karenanya, Tary membangun Yayasan untuk para disabilitas dengan modal dana pribadinya. Di yayasan itu, Tary awalnya mengajak sekitar 23 difabel untuk bergabung. Ia pun memindah galeri dan tempat produksi ke lokasi yang baru. Tempat itu juga yang kemudian menjadi markas Yayasan Penyandang Disabilitas Naeema. Tary menjadi ketuanya.

Dua tahun kemudian, Tary memutuskan untuk mengikuti kursus singkat soal disabilitas ke Australia. Ia merasa perlu memperbarui ilmu. Tapi, kepergian Tary meninggalkan pilu. Ketika ia kembali ke Indonesia beberapa bulan kemudian, yayasan kembali kolaps. "Saya pulang, waktu itu saya punya mobil sampai harus saya jual," ungkapnya.

Dalam sebulan, penghasilan kotor dari seluruh lini usaha yang digerakkan para penyandang disabilitas untuk mencapai belasan juta rupiah. Ada 17 penyandang disabilitas di Yayasan Naeema. Tak hanya dari Trenggalek, beberapa dari mereka berasal dari kota-kota sebelah. Bahkan ada juga yang dari Sulawesi.

Selama ini, Tary aktif bersuara memperjuangkan kesetaraan bagi penyandang disabilitas. Ketika ada seorang difabel yang sulit mendapat akses kesehatan, misalnya, ia bakal "berteriak". Itu terjadi beberapa tahun silam. Selain itu, Tarry juga mendorong agar fasilitas publik yang ada di Trenggalek ramah penyandang disabilitas. Dsy6

Berita Terbaru

DPR Bikin MBG Watch

DPR Bikin MBG Watch

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - “Kita sudah banyak dengar masukan, input, saran, dan ya terima kasih sudah mau secara gamblang sampaikan apa yang dirasakan dan dipelajari t…

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pesta pecah setelah Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada menit kedua masa tambahan waktu dalam pertandingan di Atlanta, Amerika…

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kemenangan emosional Argentina, dirayakan secara masif di ibu kota Buenos Aires, karena dianggap sebagai pembalasan yang lebih dari sekadar…

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina akan diselenggarakan pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB akan datang.…

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Laga perebutan tempat ketiga akan mempertemukan Inggris melawan Perancis di Miami Stadium, Florida, pada Sabtu (18/7/2026) waktu setempat…

Jumat Berkah, Oknum Polisi Rekayasa Perkara

Jumat Berkah, Oknum Polisi Rekayasa Perkara

Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – POLISI atau oknum yang mencoba merekayasa perkara sering melupakan agamanya. Ini terkait manipulasi bukti, alibi palsu, atau skenario yang d…