Nekat Mudik, Kampung Tangguh di Surabaya Jadi Tempat Karantina

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo . SP/PEMKOT SURABAYA
Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo . SP/PEMKOT SURABAYA

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Mengantisipasi nekatnya pemudik yang akan meninggalkan atau masuk ke Surabaya sebelum tanggal 6 sampai 17 Mei, Pemkot Surabaya akan melakukan pengawasan di tingkat kampung. Pemudik bakal di karantina/isolasi mandiri mandiri dulu selama dua pekan di Kampung Tangguh setempat.

Ketua Kampung Tangguh dan Ketua RW 14 Kalirungkut, Rungkut, Surabaya, Dermawan mengatakan, saat ini belum ada pemudik dari daerah ke wilayahnya. Kemudian, warga RW 14 juga belum ada yang mudik.

"Belum ada (pemudik). Selama ini yang kita tahu belum ada yang dari luar. Warga sendiri juga masih utuh, belum ada yang mudik," kata Dermawan, Senin (19/4/2021).

Jika nantinya ditemukan pemudik, kampung tangguh akan melakukan pemantauan dan pengawasan. RW 14 Kalirungkut juga sudah mendapatkan pemberitahuan dan sosialisasi dari kelurahan, Linmas dan polsek. Kemudian dari RW juga sudah mensosialisasikan ke RT, bahwa ada aturan mudik yang dikeluarkan pemerintah.

"Sehingga, dari Linmas kita diberikan selebaran kalau ada yang pulang mudik atau datang dari daerah itu, RT siap mendata, diberikan formulir untuk diisi. Jadi kita tahu datanya," ujarnya.

Selama pemudik di Surabaya, maka akan diawasi selama dua pekan. Selain itu, pemudik juga harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari terlebih dahulu.

"Kita sudah sosialisasikan kalau ada pemudik dari luar Surabaya itu nanti tetap kita berikan informasi, mereka harus isolasi mandiri 14 hari. Artinya mereka percuma mudik dan menjadi pilihan tidak mudik," jelasnya.

Selain diawasi dan dipantau, Dermawan mengatakan, pemudik juga harus menunjukkan keterangan negatif COVID-19. Sebab, ia tidak ingin terjadi peningkatan kasus COVID-19 di wilayahnya karena ada pemudik yang terpapar.

"Iya, harus menunjukkan tes negatif COVID-19, otomatis menjadi persyaratan juga. Sekarang ada GeNose yang hasilnya cepat, harus punya itu. Kalau tidak, kita sepakat tidak akan memberikan kesempatan mereka untuk masuk wilayah kami. Karena wilayah kami sudah baik, kondusif jangan sampai rusak lagi gara-gara keteledoran," urainya.dk/na

Berita Terbaru

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…