Pemkab Trenggalek Siapkan 2 Asrama untuk Tampung PMI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rumah susun sewa (rusunawa) Prigi di kecamatan Watulimo, yang nantinya akan dijadikan salah satu asrama untuk menampung para PMI.
Rumah susun sewa (rusunawa) Prigi di kecamatan Watulimo, yang nantinya akan dijadikan salah satu asrama untuk menampung para PMI.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Trenggalek - Mengantisipasi kedatangan para pekerja Migran Indonesia yang akan mudik pada Lebaran 2021 nanti, pemerintah kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah menyiapkan asrama untuk menampung sementara pada PMI.

Rumah susun sewa (rusunawa) Prigi di kecamatan Watulimo dan bekas rumah sakit (RS) Mardi Mulya di kecamatan Trenggalek yang nantinya akan jadi tempat karantina para PMI.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Trenggalek Saeroni mengatakan, penyiapan tempat karantina itu untuk mendukung skema pemulangan PMI yang telah dibahas di tingkat provinsi sebelumnya.

“Jadi PMI nanti di Surabaya menginap di Asrama Haji dua hari. Di sana di tes PCR (Polumerase Chain Reaction) dulu. Kalau negatif dipulangkan ke kabupaten masing-masing. Di kabupaten, nanti di karantina lagi tiga hari, sebelum di tes PCR lagi,” kata Saeroni, Rabu (28/4/2021).

Rusunawa dan eks-RS Mardi Mulya, kata dia, telah memiliki fasilitas tempat tidur dan sarana pendukung lainnya.

Sebelum ini, dua tempat itu telah disiapkan sebagai Asrama Covid-19 (Ascov) tambahan bagi mereka yang terpapar Covid-19.

Namun, penggunaan tertunda karena kapasitas Ascov dan RS Dalurat yang sudah ada masih mencukupi.

“Itu fasilitasnya sudah kami cek. Sudah ada. Jadi yang menyiapkan tempat tidur itu dari PUPR. Untuk kapasitasnya, di Rusunawa ada 96 kamar dan di Mardi Mulya ada 50-an,” kata Saeroni.

Jika dua tempat yang disiapkan masih kurang untuk menampung PMI yang mudik, pihaknya berencana akan mengosongkan salah satu Ascov untuk mereka tinggali.

 

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…