Nadiem Lolos, Bos Gojek Janji Inovasi Riset dan Teknologi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nadiem Makarim, saat dilantik menjadi Mendikbud-Ristek oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (28/4/2021). SP/Setpres
Nadiem Makarim, saat dilantik menjadi Mendikbud-Ristek oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (28/4/2021). SP/Setpres

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta- Nadiem, meski seorang profesional terbukti jago lobi ke politisi. Faktanya, kabar yang berkembang sebelumnya, Nadiem disebut-sebut akan terdepak dari Kabinet lantaran kerap berkontroversi. Nyatanya ia bertahan. Rabu kemarin dilantik oleh Presiden Jokowi, tetap mendikbud, tapi ada limpahan fungsi Ristek.

Sebulan ini, ada sejumlah isu yang menyerang Nadiem. Antara lain hilangnya frasa agama dalam Peta Jalan Pendidikan 2020-2035.

Kemudian tak adanya Pancasila dan bahasa Indonesia sebagai mata kuliah wajib dalam kurikulum pendidikan tinggi di Peratuan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Lalu hilangnya nama pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy'ari dalam Kamus Sejarah Indonesia. Kamus tersebut disebut bukan dokumen resmi di mana Kemendikbud tidak pernah menerbitkannya.

Semua isu yang menyerang Nadiem telah ditangkis dan diklarifikasi. Kini, ia dikabarkan lolos dari reshuffle kabinet.

 

Dekat Dihatinya

Dalam keterangannya usai dilantik di Istana , Nadiem Makarim menyampaikan ia sangat optimis dengan amanah yang diberikan presiden padanya.

Menurut Nadiem, riset dan teknologi adalah dua hal yang sangat dekat dihatinya. Betapa tidak, sebelum menjabat sebagai Mendikbud, dirinya adalah bos dari salah satu aplikasi ojek online pertama di Indonesia.

“Riset dan teknologi merupakan suatu hal yang sangat dekat di hati saya. Merupakan suatu hal yang sudah saya tekuni sebelum melakukan tugas di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” ucapnya saat memberikan keterangannya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/4/ 2021).

Nadiem berharap dengan ditunjuknya ia sebagai Mendikbudristek, bertekad meningkatkan kualitas dan inovasi di universitas di Indonesia khususnya soal pengembangan riset dan teknologi.

“Saya punya harapan besar untuk meningkatkan kualitas dan inovasi di univesitas kita di perguruan tinggi kita dalam riset dan teknologi,” tambahnya.

Terakhir, ia pun mengaku bakal banyak berkoordinasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang merupakan mitranya.

“Sekarang kita juga akan menjadi mitra BRIN dan kami sangat semangat bekerja sama dengan pak Handoko sebagai kepala BRIN,” tekad Nadiem. n erc/rmc

Berita Terbaru

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…

Peringati HUT ke 81 RI di Jawa Timur, PLN Jaga Pasokan Listrik Tanpa Kedip di Jawa Timur

Peringati HUT ke 81 RI di Jawa Timur, PLN Jaga Pasokan Listrik Tanpa Kedip di Jawa Timur

Selasa, 18 Agu 2026 15:30 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur sukses menjaga keandalan pasokan listrik tanpa kedip dalam puncak peringatan H…

Waspada Air Liur Tikus, Dinkes Bondowoso Gencar Edukasi Bahaya Hantavirus

Waspada Air Liur Tikus, Dinkes Bondowoso Gencar Edukasi Bahaya Hantavirus

Selasa, 18 Agu 2026 15:27 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Guna meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit yang ditularkan tikus, termasuk hantavirus yang belakangan ramai diperbincangkan,…

Dukung Akses Warga, 7 Jembatan Perintis Garuda di Bondowoso Rampung 100 Persen

Dukung Akses Warga, 7 Jembatan Perintis Garuda di Bondowoso Rampung 100 Persen

Selasa, 18 Agu 2026 15:08 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Sebanyak tujuh dari 12 Jembatan Perintis Garuda yang direncanakan dibangun di Kabupaten Bondowoso, kini telah rampung 100 persen.…

Serapan APBD Kota Madiun Baru 45 Persen, DPRD Bakal Awasi Progres Serapan 

Serapan APBD Kota Madiun Baru 45 Persen, DPRD Bakal Awasi Progres Serapan 

Selasa, 18 Agu 2026 15:06 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:06 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Serapan Anggaran Pendapatan Belanja (APBD) 2026 masih berkisar 45 persen, menyikapi hal tersebut DPRD Kota Madiun bakal men…

Peringati HUT Kemerdekaan RI Ke-81, Pemkot Kibarkan Sang Saka Merah Putih di Alun Alun Kota Blitar

Peringati HUT Kemerdekaan RI Ke-81, Pemkot Kibarkan Sang Saka Merah Putih di Alun Alun Kota Blitar

Selasa, 18 Agu 2026 15:03 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tepat tanggal 17 Agustus 2926, detik detik upacara peringati HUT.Kemerdekan RI ke 81 di Alun Alun Kota Blitar, begitu khidmad dan…