Miliki Keterbatasan Buta Warna, Tetap Eksis Berkarya Graffiti Angkot

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Michael Evan. SP/ MLG
Michael Evan. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Walaupun memiliki keterbatasan, buta warna parsial, sejak kecil, hasil karya graffiti angkot Michael Evan melalu melintang di kawasan Jembatan Kedungkandang, Malang dengan didominasi oleh warna biru dan coklat.

Selama menggambar, dia mengaku tak ada kendala yang berarti. Hanya saja, kondisi partial yang dia derita, membuatnya hanya bisa mengenali warna primer. Oleh karenanya, ia harus saling bekerja sama dalam membuat sebuah karya. Seperti dibantu memberitahu soal warna usai membuat konsep gambar.

Pembuatan karya graffiti angkot tersebut berawal dari Komunitas Malang Gravity Movement yang meminta dirinya untuk berpartisipasi menghias jembatan yang terbilang baru diresmikan itu.

“Saya yang bikin karya angkot ini bersama 3 tim selama 5 hari. Awalnya dihubungi teman-teman dari Malang Gravity Movement diajak menghias,” jelasnya, Senin (3/5/2021).

Selain itu, sejak dulu dia memang tertarik dengan dunia balapan. Sehingga, gambar angkot tersebut digambarkan seolah sedang melakukan balapan.  “Saya lebih tertarik ke balapan karena personal suka balapan, kilas balik dulu waktu dulu SD SMP sering balapan sama angkot. Angkot emang kendaraan yang paling cepet nyampe tujuan waktu itu. Jadi kayak siapa sih yang nggak pernah diajak balapan sama supir angkot,” katanya.

Tak hanya itu, melalui karyanya, Sam Evan mengaku ingin mengapresiasi para supir angkot yang tengah berjuang di tengah pandemi supaya tetap semangat dan bekerja keras.

“Saya juga punya harapan supaya supir angkot yang terdampak pandemi sekarang ini bisa semangat lagi karena saya pengen mengapreasiasi kerja keras mereka lewat karya saya,” sambungnya.

Kegemarannya dalam membuat graffiti tersebut ia asah dengan belajar menggambar secara otodidak. Namun karena mengalami buta warna pasial, ia pun kerap di rundung oleh teman-temannya saat sekolah. Hingga harus menyelesaikan jenjang SMA lewat paket C di PKMB Kartini.

“Pernah waktu TK saya salah membuat warna awan. Harusnya biru jadi ungu. Warna pohon saya beri warna orange,” jelasnya lagi.

Di samping itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, bahkan memberikan apresiasi kepada arek Malang tersebut. “MasyaAllah ada semangat luar biasa dibalik karya hebat disana, karena ternyata kondisi tidak menghalangi dan menghambat yang bersangkutan menghasilkan karya keren ini,” katanya.

Dia berharap, Evan dapat menginspirasi generasi milenial lainnya untuk tetap semangat dapat berkarya. “Semoga jadi inspirasi bagi kita untuk lebih semangat berkarya dan berprestasi seperti yamg dilakukan Sam Evan,” tandasnya. Dsy3

Berita Terbaru

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…

Dibangun Fasilitas Lengkap, Progres Pembangunan RSUD Sedati Melebihi Target

Dibangun Fasilitas Lengkap, Progres Pembangunan RSUD Sedati Melebihi Target

Jumat, 25 Sep 2026 17:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 17:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sidoarjo, khususnya di wilayah Sedati dan sekitarnya, pembangunan RSUD Sedati…

Kakek 81 Tahun di Blitar Ditemukan Tewas Terbakar di Lahan Bambu

Kakek 81 Tahun di Blitar Ditemukan Tewas Terbakar di Lahan Bambu

Jumat, 25 Sep 2026 16:37 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 16:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jumat 25 September 2026 sekitar pukul 10.00, warga desa Tuwuhrejo Kec.Kesamben Kab.Blitarvdi kejutkan temuan Mi 81 seorang Kakek…

Peringati HKGB ke-74, Kapolres Blitar Ikuti Lomba UMKM hingga Gelar Olah Raga

Peringati HKGB ke-74, Kapolres Blitar Ikuti Lomba UMKM hingga Gelar Olah Raga

Jumat, 25 Sep 2026 16:34 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 16:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026, Polres Blitar bersama Bhayangkari menggelar…

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…