Banyak yang Ajak Nikah, Meski Belum Menjanda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Intan Ratna Juwita
Intan Ratna Juwita

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Belum genap satu tahuh, rumah tangga Intan Ratna Juwita dan Maell Lee saat ini diambang kehancuran. Beberapa waktu lalu Maell sempat menggugat cerai sang istri meski akhirnya ditolak pengadilan.

Meski gugatan Maell ditolak pengadilan, dan pihak Maell Lee kembali menggugat kembali di pengadilan lain. Status status pernikahan Intan Ratna Juwita masih abu-abu. Bahkan, selebgram cantik ini sudah tidak dinafkahi oleh Maell Lee.

Malahan, meski belum seratus persen berstatus janda, Intan sudah banyak yang antri menggoda untuk dijadikan pasangannya. "Kalau di media sosial ya biasa saja. Aku nggak open-open banget juga," ujar Intan Ratna Juwita, Senin (3/5/2021).

Ucapan Intan ini setelah beberapa pria menggodanya di media sosial mengajaknya untuk menikah. Padahal, ia sendiri saat ini masih belum berstatus sebagai janda. "Banyak yang ngajak nikah, serius mau nikah. Ada yang kirim data diri. Mereka pengusaha-pengusaha. Cuma kan nggak boleh, belum sah cerai. Dikira mereka aku sudah janda," kata Intan.

Hanya saja Intan sendiri di bulan Ramadhan 2021 mulai berusaha untuk mengubah penampilannya jadi lebih tertutup.

"Agak lebih tertutup semenjak puasa, menghormati dulu. Kalau lepas puasa masih tertutup ya itu bagus. Cuma aku dari awal kayak gini penampilan sebelum menikah," ujar Intan.

Selain itu, Intan sekarang ini tengah bekerja keras untuk mencari uang sampai harus jualan es kelapa, karena merasa ditelantarkan oleh Maell Lee.

"Hasil kerja sama di YouTube pun aku nggak dikasih sepeserpun sama Maell. Terakhir masalah uang nafkah, 4 bulan nggak ngasih lagi, dia bilang bukan kewajibannya lagi, lah kan belum ketuk palu, katanya urus saja sendiri. Oke aku terima saja. Tapi ini kan termasuk penelantaran istri," pungkasnya.

Apalagi, tambah Intan, dirinya sudah tidak mempunyai penghasilan tetap untuk hidup. Jualan es kelapa ini menjadi pelampiasannya. "Kalau es kelapa kadang habis, kadang enggak. Kadang orang banyak belum tahu juga. Malah banyak cowok-cowok yang datang, aku ketawa saja. Iseng saja sih sebenarnya kalau viral lumayan juga. Kemarin sih habis," pungkasnya. er/sur

 

Berita Terbaru

Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo, Mantan Ketua Dewan Mangkir 

Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo, Mantan Ketua Dewan Mangkir 

Selasa, 04 Agu 2026 21:24 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 21:24 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Penyidikan kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo…

IDI Jember Sebut Telemedicine Homecare Mampu Memangkas Jarak dan Membantu Ke Keputusan Awal Pemeriksaan

IDI Jember Sebut Telemedicine Homecare Mampu Memangkas Jarak dan Membantu Ke Keputusan Awal Pemeriksaan

Selasa, 04 Agu 2026 20:33 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Jember memberikan tanggapan terkait implementasi program pelayanan Homecare bagi masyarakat. O…

Jatim Desak Pemerintah Berikan Trauma Healing bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II

Jatim Desak Pemerintah Berikan Trauma Healing bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II

Selasa, 04 Agu 2026 20:32 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta pemerintah pusat dan Pemprov Jatim memberikan layanan trauma healing sebagai bagian p…

Polrestabes Surabaya Amankan Tiga Pelaku Penyerobotan Ruko di Ngagel

Polrestabes Surabaya Amankan Tiga Pelaku Penyerobotan Ruko di Ngagel

Selasa, 04 Agu 2026 20:30 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Buntut dugaan aksi premanisme yang viral di media sosial terkait penyerobotan Ruko di Jalan Krukah Utara Ngagelrejo Kec. Wonokromo…

Dinilai Langgar Kode Etik ASN, Pedagang Pasar Adukan Kabag Hukum ke Sekda

Dinilai Langgar Kode Etik ASN, Pedagang Pasar Adukan Kabag Hukum ke Sekda

Selasa, 04 Agu 2026 19:57 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 19:57 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dinilai melanggar kode etik aparatur sipil negara (ASN), Paguyuban Pedagang Pasar se-Kota Madiun mengadukan Kepala Bagian Hukum P…

Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo, Kerugian Negara Capai Rp 3,6 Miliar, Tersangka Diduga Terima Fee 30 Persen

Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo, Kerugian Negara Capai Rp 3,6 Miliar, Tersangka Diduga Terima Fee 30 Persen

Selasa, 04 Agu 2026 18:26 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Pengusutan kasus dugaan korupsi penyimpangan tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ponorogo tahun anggaran 2023–2026 t…