Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Pembakar Perawat di Malang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Eva Sofiana Wijayanti, perawat salah satu klinik kecantikan di Malang yang menjadi korban pembakaran oleh pria tak dikenal.
Eva Sofiana Wijayanti, perawat salah satu klinik kecantikan di Malang yang menjadi korban pembakaran oleh pria tak dikenal.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Kasus penyiraman bensin dilanjut pembakaran yang menimpa Eva Sofiana Wijayanti, perawat cantik di Malang masih diselidiki Satreskrim Polres Malang.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, mengatakan, saat ini anggotanya sudah memeriksa 4 orang saksi.  “Di Polsek Kalipare kami sudah memeriksa 4 orang saksi. Di antaranya saksi yang menemukan korban 2 orang, saksi yang ada di luar area kejadian, begitupun saksi korban juga kami lakukan pemeriksaan,” ungkap Hendri Umar, Rabu (05/05/2021).

Satreskrim Polres Malang juga sudah mengantongi ciri-ciri pelaku pembakaran yang terekam dalam kamera pengawas CCTV. “Ciri-cirinya adalah pakai beat merah, orangnya kurus, sepatu kets putih, jaket biru,” papar Hendri.

Namun, hasil CCTV yang dikumpulkan Satreskrim Polres Malang masih belum terlihat jelas plat nomor kendaraan yang digunakan pelaku. “Kami juga sudah mengecek beberapa CCTV yang ada di TKP, sudah terlihat kendaraan apa yang digunakan pelaku. Tapi kami belum jelas plat kendaraan, tapi Insya Allah 1 sampai 2 hari ini akan kita ungkap,” bebernya.

Meski identitas pelaku belum diketahui, namun tersiat kabar adanya cinta segitiga di balik aksi pembakaran tersebut. Untuk memastikannya, polisi tengah menelisik siapa saja yang berkaitan dengan korban.

“Kami masih mendalami kasus ini, penyelidikan masih berjalan. Orang-orang yang berkaitan dengan korban akan kita mintai keterangan. Karena ada dugaan cinta segitiga,” ujar Hendry.

Meski demikian, pihaknya tak ingin terburu-buru menyimpulkan adanya motif cinta segitiga dalam kasus tersebut. Pasalnya, sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan korban belum semuanya dimintai keterangan. “Ada informasi, korban diduga memiliki hubungan dengan pria lain. Meski statusnya sudah berkeluarga. Namun, kita butuh bukti untuk memastikannya,” bebernya.

Hendry menyebut pihak kepolisian saat ini tengah menunggu keterangan dari korban yang merupakan saksi kunci untuk mengungkap siapa pelaku pembakaran. Namun, pihaknya belum dapat meminta keterangan karena korban masih dalam perawatan intensif di ruang ICU RS Hasta Husada Kepanjen.

Sementara itu, Dudik Dwi Jatmiko (50)  warga yang tinggal di sekitar klinik bercerita detik-detik ketika dirinya menolong Eva. "Saya dari dapur mendengar teriakan aduh-aduh dari arah klinik. Kemudian semakin keras terdengar dari arah sini (menunjuk pintu keluar)," ucap Dudik ketika ditemui di depan klinik yang ditempati korban.

Saat itu, Dudik menerangkan korban sedang berada di ruang istirahat berteriak meminta tolong. Ia melihat korban terbakar pada bagian bahu belakang. Sedangkan bagian wajah nyaris hangus.

"Saya berupaya padamkan api dari si korban. Saya tepuk-tepuk hingga padam. Daerah wajah kebul-kebul saat saya padamkan. Sepi. Saya sendirian saja. Beliau sebelum kejadian itu sedang istirahat katanya," ungkap Dudik.

Ditanya tentang sosok penyiram bensin ke wajah korban, Dudik mengaku tidak mengetahuinya. "Saya tidak sempat melihat. Tapi kata korban pakai helm, terus bermasker, pakai jaket dan pakai motor beat (Honda Beat) warna hitam," beber Dudik sembari mengkiaskan gambaran pria tak dikenal yang dijelaskan korban. mal/cr3/ham

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…