Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, Diduga Abaikan Tata Kota

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pohon kering dan tidak segar di depan Rumdin Bupati Sumenep, diduga diabaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Pohon kering dan tidak segar di depan Rumdin Bupati Sumenep, diduga diabaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Ketua Indonesia La Nyalla center (ILC) Dewan perwakilan Daerah (DPD) Kab. Sumenep, RB. Faisol Sadamih, mengatakan memasuki musim kemarau di Kab. Sumenep sejumlah tanaman di ruas kota Sumenep mengalami kekeringan dan terkesan kurang mendapat perawatan dari dinas terkait.

"Banyak tanaman yang tumbuh di ruas jalan protokol mengalami kekeringan karena kurangnya perhatian dari pemerintah daerah khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Sumenep " katanya kepada Surabaya Pagi, Selasa (18/21)

Menurutnya, Pemerintah khususnya yang membidangi lingkungan hidup (DLH) harus benar-benar menjaga dan merawat tata kota salah satunya dengan cara memperhatikan tumbuhan yang ada di ruas jalan kota jangan sampai mati karena kekeringan.

Faisol meminta agar pemerintah benar-benar memperhatikan keindahan kota Sumenep, terutama suasana penghijauan kota, sebab jika suasana teduh nan asri akan terasa keindahannya.

"Kota itu harus dibikin indah dan nyaman, kalau pemerintah tidak memperhatikan tata kota, maka saya kira itu salah satu bentuk kegagalannya,  jadi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) harus benar-benar bertanggung jawab untuk melestarikannya,” tegasnya

Selain itu, Faisol mencontohkan beberapa tanaman yang mati karena diduga kekeringan itu terletak di sepanjang jalan Jendral Sudirman di depan rumah dinas Bupati Sumenep.

"Di depan pintu Gerbang Rumah Dinas Bupati Sumenep, beberapa tanaman banyak yang kering, pot-pot bunga berjejeran  berisi tanah kering tanpa kembang, hal ini terlihat diabaikan oleh pemerintah khususnya Dinas lingkungan hidup,"  pungkasnya.

Sementara Plt. Dinas Lingkungan Hidup Kab. Sumenep, Ernawan Utomo memilih tidak berkomentar terkait tudingan ketidak seriusannya dalam pengelolaan lingkungan hidup di seputaran kota. 

Bahkan dirinya tidak merespon dengan jelas terkait pertanyaan wartawan Surabaya Pagi melalui saluran WhatsApp nya. AR

 

Berita Terbaru

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penolakan eksepsi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjadi pintu masuk bagi perkara dugaan pelanggaran ketentuan …

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau …

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa dugaan ketidakabsahan ijazah yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Prijanto memasuki babak penting di P…

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan …

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…