Pengacara Warga Manyar Tirtomoyo, Ditahan Aniaya ART

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beberapa barang bukti yang dipakai Fairus untuk menganiaya EAS selama bekerja menjadi ART. SP/Arlana Byob
Beberapa barang bukti yang dipakai Fairus untuk menganiaya EAS selama bekerja menjadi ART. SP/Arlana Byob

i

 

Tersangka Firdaus Fairus mengaku Siksa korban dengan Seterika, karena Dianggap  Sering Bermalas-malasan dan 1,5 Tahun Bekerja hanya Digaji Sekali 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Firdaus Fairus (53), pengacara perempuan warga Jl Manyar Tirtomoyo, Surabaya, tak patut ditiru. Wanita ini tega melakukan penyiksaan fisik terhadap korban sejak April 2020 dengan memukul menggunakan selang, sapu hingga menyetrika tubuh korban. Tak hanya itu, korban cuma sekali digaji selama hampir 1,5 tahun bekerja.

Menurut keterangan petugas, tersangka Firdaus Fairus mengaku menyiksa korban karena menganggap korban dianggap tidak mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya. Korban juga dituduh sering bermalas malasan.

Firdaus kini, dijebloskan tahanan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya. Pengacara ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya selama 14 bulan melakukan dugaan penyiksaan fisik terhadap Elok Anggaraini Setyawati (47) atau EAS, asisten rumah tangganya (pembantu) asal Jombang.

Penahanan pengacara wanita yang sudah memiliki nama yang cukup tenar di Surabaya ini resmi dilakukan Rabu (19/5/2021). Penahanan setelah Fairus diperiksa selama dua jam lebih.

Hal ini diungkapkan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian saat melakukan press release di Mapolrestabes Surabaya.

Penahanan itu dilakukan setelah tersangka Firdaus Fairus mengakui perbuatan tak terpujinya saat dilakukan pemeriksaan oleh Penyidik Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya.

"Pelaku sempat tak mengakui perbuatannya, namun pada akhirnya ia mengakui saat dilakukan pemeriksaan. Ngakunya sih sebanyak 1 kali," ungkap Oki.

Kasus ini bermula ketika Firdaus mengantarkan EAS ke lingkungan pondok sosial (Liponsos) Surabaya. Firdaus mengatakan jika asisten rumah tangganya tersebut mengalami gangguan kejiwaan. Namun saat dirawat petugas menemukan kejanggalan pada tubuh EAS yang mengalami banyak luka lebam. Dari situ korban mengaku dianiaya oleh majikannya bahkan dipaksa memakan kotoran kucing oleh sang majikan.

"Korban mengaku setelah berada di liponsos. Akhirnya diketahui korban dianiaya menggunakan selang, setrika, sapu oleh majikannya," imbuh Oki.

Oki menambahkan jika motif tersangka melakukan penganiayaan tersebut lantaran merasa kesal atas pekerjaan rumah yang dilakukan oleh EA.

 

EAS Masih Dirawat

Sementara itu, saat ditanya terkait kondisi korban, Mantan Kasubdit Jatanras Polda Jatim itu mengatakan korban masih menjalani perawatan. “Iya masih intensif dirawat disana,” ujarnya.

Dan untuk putri korban sendiri juga telah dievakuasi dan saat ini tengah dititipkan di pondok sosial milik Pemprov Jatim di Sidoarjo.

Diketahui EAS mulai bekerja di kediaman Firdaus sejak April 2020 silam. Namun sejak memasuki bulan Agustus EA mengalami tindak kekerasan fisik yang berujung pada penahanan terhadap Firdaus.

 

Barang Bukti

Dalam kasus ini, polisi mengamankan beberapa barang bukti. Seperti setrika, pipa paralon warna putih sepanjang 65 cm, pipa paralon sepanjang 150 cm, selang air warna hijau sepanjang 65 cm, selang air warna biru sepanjang 750 cm, dan foto-foto bekas luka pada tubuh korban.

"Seperti yang bisa dilihat, kami amankan barang bukti pipa, sapu ijuk, selang hingga setrika untuk menganiaya korban," kata Oki.

Atas perbuatannya itu, pelaku yang berjilbab itu dikenakan pasal berlapis.

"Kita sangkakan dengan pasal berlapis, yakni Pasal 44 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 serta Pasal 351 KUHP tentang kekerasan dalam rumah tangga dan penganiayaan dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara," ujar Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian, Rabu (19/5/2021). fm/nt/cr3/ham/rmc

Berita Terbaru

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…