Diinterogasi Kapolres, Bandar Arisan Lebaran Fiktif Mewek

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tarmiati alias Mia (42), tersangka bandar arisan lebaran fiktif nangis bombay didepan Kapolres Mojokerto. SP/Dwy AS
Tarmiati alias Mia (42), tersangka bandar arisan lebaran fiktif nangis bombay didepan Kapolres Mojokerto. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Tarmiati alias Mia (42), tersangka bandar arisan lebaran fiktif nangis bombay saat diinterogasi Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander di depan awak media, Senin (24/5) siang.

Pembawa kabur uang emak-emak senilai Rp. 1 miliar ini meminta maaf kepada korbannya sambil bercucuran air mata. Ibu dua anak yang merupakan warga asal warga Kembangsari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto ini mengaku nekat membawa kabur uang peserta arisan lantaran terlilit cicilan. 

Tak hanya itu dia juga mengatakan menggunakan uang para peserta untuk membeli dua mobil hingga rumah mewah dua tingkat senilai Rp. 450 juta. 

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, pelaku berhasil diamankan petugas di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Dia dibekuk saat kabur bersama keluarganya usai usaha arisan lebaran yang diolah sejak 2014 itu mulai bermasalah. 

"Pelaku ini memang sengaja melarikan diri usai uang arisan lebaran milik ratusan peserta ini digunakan secara pribadi sejak 2018,"ucap Dony saat prosesi Konferensi di depan halaman Satreskrim Polres Mojokerto, Senin (24/05/2021). 

Mulai mencicil dua mobil, rumah tingkat dua lantai, hingga membayar angsuran yang mencapai 50 juta perbulan kepada pihak bank karena dirinya telah menggadaikan 3 sertifikat rumah, 2 BKPB mobil miliknya, serta 8 BPKB sepeda motor.

Bahkan, untuk menanggulangi sementara pembayaran arisan peserta dirinya sempat meminta para ketua kelompok arisan untuk menyediakan dana talangan.

Sehingga di tahun 2021 tepatnya pada bulan Mei pelaku merasa tak mampu hingga sengaja melarikan diri bersama dua anak dan suaminya. 

Dalam menjalankan aksinya, pelaku hanya bermodal selebaran brosur paket arisan jajan lebaran lalu mencari mangsanya melalui ketua kelompok yang membawahi ratusan peserta arisan. 

"Dia mengakunya sudah ada 20 ketua kelompok dan itu membawahi ratusan peserta kurang lebih ada 400 orang yang ikut, " jelasnya. 

Tak hanya brosur, dalam menjalankan arisan lebaran fiktif ini pelaku juga menjanjikan bonus kepada para ketua kelompok iuran satu kali peserta arisan. Sedangkan untuk peserta diberikan janji 5℅ keuntungan. 

"Para peserta ini rata-rata kepincut bonus yang diberikan oleh pelaku, seperti ketua kelompok, dia diberikan bonus pemberian iuran satu kali peserta arisan. Jika selama satu tahun 46 kali maka yang masuk ke pelaku 45 kali, yang satu kali ini menjadi hak. Ketua kelompok, sehingga mereka berbondong-bondong mencari peserta," tuturnya. 

Menurut dia, dalam menjalankan bisnis arisan lebaran ini dirinya hanya beraksi seorang diri tanpa dibantu siapapun. Bahkan dari hasil pemeriksaan didapati ada sebanyak 400 orang yang menjadi korban arisan lebaran fiktif ini. 

"Kerugiannya mencapai 1 M karena setiap orang bisa mencapai puluhan juta hingga ratusan," jelasnya. 

Untuk menindaklanjuti perkara tersebut, Polres Mojokerto membuka posko pengaduan di Polsek Ngoro. "Ini masih terus kita dalami, sebab dugaan kita masih banyak korban lain, " tegasnya. Dwy

 

Berita Terbaru

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Gresik Tebar Diskon Pajak hingga Bebas Denda

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Gresik Tebar Diskon Pajak hingga Bebas Denda

Senin, 17 Agu 2026 18:59 WIB

Senin, 17 Agu 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Gresik. Bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, …

Upacara Bendera Dalam Rangka HUT Ke-81 RI di Lamongan Berjalan Khidmat, Disertai Pemberian Tali Asih ke Veteran

Upacara Bendera Dalam Rangka HUT Ke-81 RI di Lamongan Berjalan Khidmat, Disertai Pemberian Tali Asih ke Veteran

Senin, 17 Agu 2026 18:09 WIB

Senin, 17 Agu 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Upacara bendera yang digelar oleh Pemkab Lamongan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Alun-alun…

Fokuskan Genangan dan Pengaspalan Jalan, Wali Kota Proyeksikan APBD Rp15 Triliun

Fokuskan Genangan dan Pengaspalan Jalan, Wali Kota Proyeksikan APBD Rp15 Triliun

Senin, 17 Agu 2026 15:13 WIB

Senin, 17 Agu 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai memproyeksikan total belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027…

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Magetan Bagikan 3.000 Bendera Merah Putih Gratis

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Magetan Bagikan 3.000 Bendera Merah Putih Gratis

Senin, 17 Agu 2026 14:43 WIB

Senin, 17 Agu 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dalam menyambut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan,…

Pelaksanaan CFD Dongkrak Omzet UMKM, Pemkab Trenggalek Sebut Capai Ratusan Juta

Pelaksanaan CFD Dongkrak Omzet UMKM, Pemkab Trenggalek Sebut Capai Ratusan Juta

Senin, 17 Agu 2026 14:33 WIB

Senin, 17 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Adanya pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) ternyata tidak hanya menjadi ruang rekreasi masyarakat,…

Bantuan Beras Tahap IV Disalurkan, 14 Ribu Lebih KPM di Kota Mojokerto Jadi Sasaran

Bantuan Beras Tahap IV Disalurkan, 14 Ribu Lebih KPM di Kota Mojokerto Jadi Sasaran

Senin, 17 Agu 2026 13:44 WIB

Senin, 17 Agu 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Sebanyak 14.373 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Mojokerto menjadi sasaran bantuan pangan berupa beras tahap IV dari Badan…