Dari Hobi, Kini Sukses Rintis Onderdil Motor Klasik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dodit saat berada di galeri sparepart motor klasik miliknya. SP/ BLT
Dodit saat berada di galeri sparepart motor klasik miliknya. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Berawal dari kesenangan dan hobi mengendarai sepeda motor klasik membuat Dodit Herry Sulistyo Utomo mencoba berjualan sparepart dari rumah. Hingga sekarang sudah memiliki galeri toko sendiri berupa sparepart atau suku cadang kendaraan motor klasik.

Sebelum ada galeri, dia hanya memanfaatkan ruang kamar untuk menyimpan dagangan. "Waktu itu kalau ada yang beli, saya suruh langsung lihat barangnya di kamar,", jelasnya, Rabu (9/6/2021).

Dodit mulai merintis usaha jual beli sparepart kendaraan klasik itu sejak 2005 lalu. Sejak awal bapak tiga anak ini memang sudah gandrung dengan sepeda motor klasik. Sepeda motor klasik yang kali pertama ditumpanginya adalah Honda Astrea S90.

Berjalannya waktu, Dodit semakin tertarik dengan keistimewaan dari motor klasik. Dia lalu membeli satu unit motor klasik dari model lain. Sampai kini total ada empat unit sepeda motor.

Usaha jual beli sparepart miliknya itu pun semakin berkembang. Dari hanya jualan di kamar sempitnya, kini sudah memiliki galeri toko sendiri. Semuanya itu atas usaha keras dan keuletannya.

Tentunya melalui proses yang tidak selalu mulus. Dalam perjalanannya sempat mendapat ejekan dari saudaranya sendiri. Bahwa usaha jual beli onderdil motor klasik itu takkan menghasilkan apa-apa di kemudian hari. Ejekan itu tak membuatnya patah semangat. Dia tetap meneruskan usahanya itu.

"Dan saya membuktikannya. Saya juga tidak menyangka bisa berkembang seperti ini. Bersyukur sekali," ungkapnya.

Selama ini seluruh sparepart dagangannya itu disuplai dari sejumlah daerah. Mayoritas merupakan barang reproduksi.

Dodit sengaja memilih barang reproduksi karena harganya yang mudah dijangkau oleh berbagai kalangan. "Terutama kalangan menengah ke bawah ya. Seperti juga anak-anak muda atau SMA yang suka motor klasik, bisa mudah mendapatkan barang," kata pria berkacamata ini.

Saat pandemi mulai menyebar di Kota Blitar. Penjualan sparepart reproduksi ini sempat “mati suri” dan mengalami penurunan cukup drastis. Namun, seiring kondisi yang mulai “agak” normal, penjualan juga mulai membaik.

“Ya, sempat kewalahan juga. Karena menurun cukup besar. Tapi tetap bertahan dan penjualan juga masih tetap laku meskipun sedikit,” akunya.  

Salah satu strateginya, beber Komo, adalah dengan menerapakan harga bervariasi. Berkisar mulai puluhan ribu hingga jutaan. Selain menjualnya lewat toko, dia juga memasarkannya secara online. Rata-rata pelanggannya merupakan pemilik bengkel. Dsy7

Berita Terbaru

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…

Kapal Induk AS Bertenaga Nuklir, Intip Iran

Kapal Induk AS Bertenaga Nuklir, Intip Iran

Selasa, 24 Feb 2026 19:30 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tehren - Kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Gerald R Ford, yang bertenaga nuklir dilaporkan telah tiba di area Teluk Souda, yang berada di…