Volume Muatan Balik Tol Laut Masih Sangat Minim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu kapal tol laut yang singgah di pelabuhan Tanhung Perak. SP/ Sem
Salah satu kapal tol laut yang singgah di pelabuhan Tanhung Perak. SP/ Sem

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perbandingan volume muatan balik dan muatan berangkat program tol laut ala Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat tidak seimbang. Saban tahun, perbandingannya tak lebih dari 70:30.

Di tahun 2020 misalnya, jumlah muatan berangkat sebanyak 13.852 teus. Sementara muatan balik hanya sekitar 4.303 teus.

"Kalau kita lihat, hanya sekitar 30% saja. Belum seimbang antara muatan berangkat dan muatan balik," kata Staf Ahli Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Sugeng Haryono dalam gelaran webinar Optimalisasi Angkutan Barang dengan Tol Laut, Kamis (10/6/2021). 

Menurut Sugeng, sedikitnya volume muatan balik tol laut diakibatkan oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah pemerintah daerah (pemda) tidak melakukan distribusi komuditas unggulan ke wilayah lain.

"Itu sering terjadi, banyak kapal yang balik dalam keadaan kosong. Daerah setempat tidak mendistribusikan komuditas unggulannya," katanya

Soal arus balik kapal tol laut yang kosong, sebelumnya sempat disinggung oleh Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak Arif Toha. Ia bahkan mengakui kapal tol laut yang berpangkalan di Surabaya ada beberapa yang kembalinya kosong dan tak membawa muatan sama sekali. 

"Padahal, biaya pelayaran atau fright kapal tol laut diskon 50 persen jika dibandingkan dengan kapal komersial, maka akan sangat menguntungkan bagi pelaku usaha dan pemerintah daerah setempat," kata Arif Toha.

Soal muatan balik logistik yang belum maksimal kata Arif, juga terjadi di hampir semua daerah. Daerah yang telah memanfaatkan dengan maksimal trayek tol laut baru Morotai, Maluku Utara. 

"Kapal tol laut dimanfaatkan optimal. Muatan balik kapal tol laut disana bisa lebih besar dibanding muatan berangkat. Ini yang perlu ditiru pemerintah daerah lainnya di Indonesia," katanya. Sem

Berita Terbaru

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Jakarta serta Direktorat Jenderal Pajak Kantor…