18 Guru dan Staf SMKN di Jember Positif Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Kesehatan Jember Wiwik Supartiwi
Kepala Dinas Kesehatan Jember Wiwik Supartiwi

i

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Menjelang digelarnya sekolah tatap muka pada Juli 2021 nanti, sejumlah guru dan staf di SMKN 6 Tanggul Jember terkonfirmasi positif covid-19.

Pelaksana tugas (Plt) Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Jember dr Alfi Yudisianto mengatakan 18 dari 107 orang dinyatakan positif covid-19 usai menjalani swab test antigent massal. Pasalnya, sebeluma digelar swab test antigen massal diketahui ada seorang guru yang meninggal karena covid-19.

“Dari 107 orang yang melakukan swab test antigen di SKMN 6 Tanggul, ada 71 orang yang sudah keluar hasil tesnya. 18 orang terkonfirmasi positif covid-19,” kata Alfi, Senin (14/6).

“53 orang sudah dinyatakan negatif. Masih ada 36 orang yang ditunggu hasil tes swabnya,” imbuhnya.

Kini ke 18 orang yang terkonfirmasi positif covid-19 itu tengah menjalani isolasi mandiri. Pasalnya semuanya masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

Sebanyak 18 orang itu saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Selain itu, pelacakan atau tracing dilakukan terhadap keluarga mereka. “Kami memberikan edukasi dan terapi kalau ada keluhan. Kemudian juga melakukan gerakan siaran keliling bersama tim satgas Covid kecamatan, yang saat ini dilakukan untuk lingkungan sekitar, diawali terutama dari daerah zona oranye. Kami imbau masyarakat agar tidak lengah patuhi protokol kesehatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jember Wiwik Supartiwi.

Tim medis terus mengamati perkembangan klinis terhadap kasus-kasus orang tanpa gejala. “Kami edukasi, bila ada mendekati rasa tidak nyaman atau keluhan, segera mau dilakukan terapi atau rujukan,” kata Wiwik.

Wiwik tak ingin ada keterlambatan penanganan. Saat ada gejala anosmia, semula salah satu guru SMKN 6 Tanggul tidak bersedia segera dirujuk ke rumah sakit. Belakangan setelah merasakan ketidaknyamanan, dia bersedia dirujuk, namun kondisinya sudah tidak tertolong dan akhirnya wafat.

 

 

Berita Terbaru

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga perusahaan emas di Surabaya dan Sidoarjo digeledah Bareskrim Polri. Ketiga perusahaan meliputi PT SJU, PT IGS dan PT…

Lailatul Qadr

Lailatul Qadr

Kamis, 12 Mar 2026 19:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Setiap Ramadan, kita sering memburu datangnya Lailatul Qadar. Di antara seluruh malam dalam bulan yang mulia itu, ada satu malam…