Voor-vooran: 1:0

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Budapest - Usai mengalahkan Jerman di laga pembuka Piala Eropa 2020 Grup F. Selanjutnya Prancis akan diladeni tuan rumah Hungaria.

Bila melihat penampilan Prancis melawan Jerman, bukan tak mungkin Prancis bisa mengalahka Hungaria dengan mudah. Apalagi lini tengah Prancis tampil cukup solid. Mereka adalah Paul Pogba dan N'Golo Kante. Serta ditopang dengan Adrien Rabiot, yang membuat pemain lawan sulit mengembangkan permainan lini tengah saat melawan Prancis.

Nah, kunci kemenangan Timnas Prancis atas Jerman tersebut adalah kekuatan di lini tengah. Duet Paul Pogba dan N'Golo Kante mampu memberikan keseimbangan.

Tim Ayam Jantan bermain dalam formasi 4-3-3. N'Golo Kante berada di tengah sebagai gelandang jangkar dan Paul Pogba di sebelah kiri yang lebih bergerak maju.

N'Golo Kante mampu jadi tembok pertahanan pertama yang kukuh. Dua tekel sukses, dua interceptions, dan sekali clearance dicatatkannya seperti dilansir dari WhoScored.

Paul Pogba lebih yahud lagi. Dirinya mencatatkan 78 sentuhan paling banyak dibanding pemain lain, memenangi 13 kali duel perebutan bola, dan 12 kali sukses recoveries.

Duet Paul Pogba dan N'Golo Kante di lini tengah Prancis memang sulit tergantikan. Bahkan keduanya tercatat, 28 kali bermain bareng dan Tim Ayam Jantan tidak pernah kalah.

Meski begitu, anak asuh Didier Deschamp akan diragukan menurunkan Benjamin Pavard usai mengalami tak sadarkan diri.

Sementara, tuan rumah Hungaria, menjadi tantangan berat untuk merebut poin. Hanya keajaiban bisa mengalahkan juara dunia tahun 2018 ini. Dénes Dibusz, penjaga gawang Hungaria, mengatakan "Kami tidak sabar untuk melihat pertandingan apa yang akan dimainkan Prancis melawan kami. Jelas bahwa jika kami melihat para pemain mereka, Prancis mungkin adalah tim nasional terkuat, mereka dunia juara, dan mencapai final di EURO 2016." katanya.

Hungaria dan Prancis sudah 23 kali bertemu di berbagai kompetisi sejak 1911. Selama periode itu, Hungaria tampil bagus dengan 12 kemenangan dan tiga kali kalah. Prancis cuma delapan kali menang.

Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada tahun 2005. Kala itu, Prancis menang tipis denan skor 2-1 atas tim yang pernah diperkuat pemain legendaris Ferenc Puskas. ap/uefa/rmc

 

Berita Terbaru

Bulan Berkah, Kabupaten Mojokerto Terima Lima Bansos dari Pemprov Jatim

Bulan Berkah, Kabupaten Mojokerto Terima Lima Bansos dari Pemprov Jatim

Jumat, 27 Feb 2026 08:31 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 08:31 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan Bantuan Sosial (Bansos) dan taliasih bagi pilar-pilar kesejahteraan…

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Darma Lautan Utama (DLU) menggelar acara buka puasa bersama mitra usaha, agen, dan ekspedisi dengan mengusung tema “Tebar Keb…

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Mendes PDT, Stop Ekspansi ke Desa   Mendag, Minta Indomaret dan Alfamart Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih    PDIP Dukung Rencana Penghentian Indomaret d…

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Anak Buahnya, Edward Corne (EC) selaku eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Divonis 10 tahun penjara    SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks D…

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kamis (26/2/2026) sore kemarin, KPK menetapkan seorang pegawai Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo (BBP), sebagai tersangka baru kasus s…

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan perpanjangan ini, ia berharap bunga kredit makin kompetitif sehingga penyaluran kredit UMKM bisa lebih kencang tahun ini.…