Kalah dari Jerman, Bruno Fernandes Tuai Kritik di Lapangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bruno Fernandes. SP/ Eufa
Bruno Fernandes. SP/ Eufa

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelandang timnas Portugal, Bruno Fernandes tampil sangat mengecewakan hingga mendapatkan kritik pedas di lapangan selama kekalahan 2-4 Portugal dari Jerman di matchday kedua fase grup F Euro 2020.

Bruno Fernandes merupakan pemain dengan rating terburuk di tim Portugal jelang euro 2020, bahkan membuatnya ditarik keluar oleh Fernando Santos untuk digantikan Joao Moutinho ketika Portugal dalam keadaan tertinggal 1-4 dari Jerman.

Selepas laga, Lee Dixon mengkritik performa malas Bruno Fernandes. Dia menyebut gelandang Manchester United tersebut cuma berjalan-jalan di atas lapangan.

“Seseorang perlu memberi tahu Fernandes bahwa timnya tertinggal 3-1. Tapi lihat, dia hanya berjalan-jalan di atas lapangan,” kata Dixon, Minggu (20/6/2021).

“Dia kemudian memiliki kesempatan untuk berlari ke depan dan melakukan beberapa hal dengan para pemain yang di depannya. Tapi tidak ada energi dalam larinya sama sekali.”

Namun, disisi lain, pemain seharga Rp 945 Milyar itu juga dipuji secara luas oleh manajer Ole Gunnar Solskjaer dan rekan setimnya di The Red Devils atas kepemimpinannya di ruang ganti, tapi dia menunjukkan karakter yang mengesalkan saat bersama negaranya di Euro 2020.

“Dia pemain yang sangat berbakat, ada banyak hal yang disukai tentang dia. Penyerang bola yang hebat, ketika dia menembakkan bola, dia membuat penjaga gawang harus bekerja keras menghentikannya,” kata Graeme Souness.

 “Saya bermain dengan pemain yang tidak akan menerima karakter marah yang ditunjukkan Bruno Fernandes. Dia tidak mendapatkan bola dan dia melambaikan tangannya kesal.”

“Dia tidak akan bertahan lebih dari lima menit di ruang ganti saya, tetapi dia adalah pemain berbakat yang luar biasa. Terkadang seorang membuat operan yang buruk, tapi Anda tidak boleh menggelengkan kepala dan melambaikan tangan pada rekan satu tim Anda. Itu perilaku tak bisa diterima.” Dsy10

Berita Terbaru

Perketat Pengawasan, Pemkot Segel 250 Titik Parkir Tak Berizin di Surabaya

Perketat Pengawasan, Pemkot Segel 250 Titik Parkir Tak Berizin di Surabaya

Kamis, 23 Jul 2026 14:40 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bagian dari penertiban pengelolaan parkir sekaligus memastikan seluruh pelaku usaha mematuhi aturan yang berlaku,…

Menjaga Anak dari Perundungan, Satgas Jaga Anak NU PCNU Lamongan Gelar Training of Trainer Anti Bullying

Menjaga Anak dari Perundungan, Satgas Jaga Anak NU PCNU Lamongan Gelar Training of Trainer Anti Bullying

Kamis, 23 Jul 2026 14:38 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Komitmen untuk terus memberikan perlindungan kepada anak dari upaya perundungan baik di lingkungan pendidikan maupun masyarakat,…

Ditarget Tuntas 2027, Pemkot Surabaya Lelang Flyover Taman Pelangi Atasi Masalah Kemacetan

Ditarget Tuntas 2027, Pemkot Surabaya Lelang Flyover Taman Pelangi Atasi Masalah Kemacetan

Kamis, 23 Jul 2026 13:41 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mengurai kemacetan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan pembangunan flyover di Bundaran Taman Pelangi segera…

Bank Mandiri Taspen Resmi Pindah Lokasi Mulai 14 September 2026

Bank Mandiri Taspen Resmi Pindah Lokasi Mulai 14 September 2026

Kamis, 23 Jul 2026 13:29 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Mandiri Taspen mengumumkan perpindahan alamat operasional Kantor Cabang Pembantu (KCP) Nganjuk yang akan berlaku efektif mulai …

Sidang Pengerukan Kolam Tanjung Perak: Ahli Tegaskan Jika Langgar Administrasi Tak Otomatis Jadi Korupsi

Sidang Pengerukan Kolam Tanjung Perak: Ahli Tegaskan Jika Langgar Administrasi Tak Otomatis Jadi Korupsi

Kamis, 23 Jul 2026 13:25 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya- Sejumlah saksi ahli yang dihadirkan dalam sidang perkara pengerukan kolam Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya mengatakan pelanggaran…

Bebas Kasus PMK, Dispertan Banyuwangi Tuntaskan 29 Ribu Dosis Vaksin ke Ternak Sasaran

Bebas Kasus PMK, Dispertan Banyuwangi Tuntaskan 29 Ribu Dosis Vaksin ke Ternak Sasaran

Kamis, 23 Jul 2026 13:07 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi memastikan sudah sebanyak 29 ribu dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)…