Dugaan Pungli, Kapus Lenteng Berdalih Sudah Sesuai Permenkes

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puskesmas Pembantu (Pustu) Kecamatan Lenteng Kab. Sumenep, terlihat dari depan.(SP/Ainur Rahman)
Puskesmas Pembantu (Pustu) Kecamatan Lenteng Kab. Sumenep, terlihat dari depan.(SP/Ainur Rahman)

i

 

SURABAYA PAGI, Sumenep -  Setelah santer diberitakan terkait, buruknya pelayanan di Puskesmas Lenteng. Kali ini muncul dugaan tidak transparannya Kepala Puskesmas (Kapus) Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep dengan karyawannya. Ia dinilai melakukan kesalahan manajemen.

Dalam hal ini Kapus Kecamatan Lenteng, dituding telah menutupi anggaran jasa kapitasi yang  menjadi hak karyawan. Bahkan Kapus Kecamatan Lenteng tidak menunjukkan buku tabungan karyawan yang semestinya dipegang oleh karyawan.

Menurut Informasi yang dihimpun oleh reporter Surabaya Pagi, Kapus Kecamatan Lenteng dinilai kurang transparan mengenai pendapatan jasa kapitasi karyawan, padahal karyawan hanya ingin mengetahui berapa besar nominal yang didapat dalam setiap bulannya.

Bahkan tidak hanya itu saja,  Kapus Kecamatan Lenteng telah merahasiakan dan memegang buku rekening milik karyawan. Sehingga muncul dugaan pungli yang dilakukan oleh Kapus Kecamatan Lenteng.

Di ketahui bahwa sistem pembagian jasa kapitasi bagi karyawan yang bertugas sebagai pelayanan dianggap bernilai bagi karyawan, maka akan mendatangkan persepsi yang positif terhadap sistem pembagian jasa.

Namun sebaliknya justru pembagian dana kapitasi untuk karyawan hanya diberikan oleh Kapus Kecamatan Lenteng, tanpa harus memberitahukan kepada karyawan dengan menunjukkan buku tabungan milik karyawan.

Untuk diketahui,  pembagian dana kapitasi mempengaruhi motivasi dan kinerja tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang berkualitas di puskesmas, namun kinerja Kapus Kecamatan Lenteng telah dinilai penuh teka-teki bersifat rahasia dalam memberikan jasa pelayanan dana kapitasi kepada semua karyawan.

Sementara itu, Kapus Kecamatan Lenteng, dr. Edy mengatakan kalau sistem pelayanan yang dipakai di Puskesmas Lenteng sama seperti di Unit Gawat Darurat 

"Pelayanan kami sama seperti di UGD, sudah sesuai dengan SOP yg ada. Jadi mengenai  Sistem rujukan juga sudah sesuai SOP yg ada. Pelayanan di rawat jalan kami juga sudah sesuai dengan SOP yg ada, di karenakan saat ini pandemi covid kami juga punya SOP sesuai dengan protokol covid" jelasnya.

Dan mengenai,  dana kapitasi bagi karyawan kami lakukan sesuai dengan Permenkes No.21 Tahun 2016 di situ sudah terkupas jelas bagaimana alokasi dana kapitasi. Kami menjalankan semua permenkes yang ada. Saya rasa sudah jelas di permenkes itu,” pungkasnya.ar

Berita Terbaru

HUT RI ke 81, Sebanyak 419 Narapidana Lapas Lamongan Terima Remisi Umum

HUT RI ke 81, Sebanyak 419 Narapidana Lapas Lamongan Terima Remisi Umum

Senin, 17 Agu 2026 11:59 WIB

Senin, 17 Agu 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sebanyak 419 Narapidana yang mendekam di sel tahanan Lapas kelas IIB, menerima pengurangan hukuman (Remisi), dalam rangka perayaan…

Bakal Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat, Pemkab Madiun Perkuat Peran KDKMP

Bakal Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat, Pemkab Madiun Perkuat Peran KDKMP

Senin, 17 Agu 2026 11:39 WIB

Senin, 17 Agu 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai penggerak ekonomi di wilayah desa dan kelurahan setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, terus memperkuat peran…

DD Dipangkas 58 Persen, Kades Kedinding Manfaatkan BK untuk Bangun Infrastruktur

DD Dipangkas 58 Persen, Kades Kedinding Manfaatkan BK untuk Bangun Infrastruktur

Senin, 17 Agu 2026 11:36 WIB

Senin, 17 Agu 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kendati anggaran pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dikhawatirkan terganggu karena adanya pemangkasan…

Angka Stunting Masih Tinggi, Pemkab Bangkalan Canangkan Program KCS

Angka Stunting Masih Tinggi, Pemkab Bangkalan Canangkan Program KCS

Senin, 17 Agu 2026 11:31 WIB

Senin, 17 Agu 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti angka kasus stunting di wilayah Kabupaten Bangkalan yang masih tinggi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat…

Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas, Pemkot Madiun Fasilitasi Pelatihan Digital Lewat POS

Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas, Pemkot Madiun Fasilitasi Pelatihan Digital Lewat POS

Senin, 17 Agu 2026 11:00 WIB

Senin, 17 Agu 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun untuk membantu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) wilayah setempat…

Lewat ‘Wadul Gus'e, Pemkab Jember Tutup Outlet Minuman Keras Tak Berizin

Lewat ‘Wadul Gus'e, Pemkab Jember Tutup Outlet Minuman Keras Tak Berizin

Senin, 17 Agu 2026 10:52 WIB

Senin, 17 Agu 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melalui kanal Wadul Gus'e, Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Jember mendapat pengaduan masyarakat dan akhirnya menutup outlet minuman …