Polda Jatim Dirikan Pos Penyekatan di 82 Titik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas memeriksa pengendara yang hendak masuk ke Surabaya. SP/Arlana
Petugas memeriksa pengendara yang hendak masuk ke Surabaya. SP/Arlana

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Selama penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat 3-20 Juli 202, Kepolisian Daerah Jawa Timur mendirikan pos penyekatan di tujuh titik perbatasan provinsi.

"Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim juga mendirikan pos penyekatan di 82 titik antarrayon dan kabupaten," kata Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Latif Usman di Surabaya, Minggu (4/7).

Kombes Latif menjelaskan selama PPKM darurat dilakukan pengecekan kendaraan yang akan masuk ke wilayah Jatim. Pengecekan meliputi surat bebas COVID-19 atau hasil tes usap antigen yang berlaku 1X24 jam, serta keterangan keperluan ke Jatim.

"Jika seseorang ini tidak bisa menunjukkan hasil antigen dan surat keterangan, maka petugas akan meminta agar masyarakat dikembalikan ke tempat asal," katanya.

Karena saat ini sedang dilaksanakan PPKM darurat, seluruh tempat wisata di Surabaya dan wilayah Jatim lainnya untuk sementara waktu ditutup. Selain itu tempat ziarah ditangguhkan selama PPKM darurat.

"Selain itu untuk angkutan umum seperti bus, mungkin antarprovinsi, perjalanan dari Jakarta ke Jatim. Sesuai intruksi Menteri Dalam Negeri, penumpang bus maksimal 70 persen dan penumpang wajib membawa hasil tes usap antigen," ujarnya.

Sementara itu untuk pengendalian antarrayon, dibagi menjadi tujuh rayon yakni Surabaya Raya, Malang Raya, Madiun Raya, Madura Raya, Tapal Kuda Raya, Tuban Raya dan Bojonegoro Raya.

Lebih lanjut, Kombes Latif menjelaskan di setiap batas kota akan didirikan pos pembatasan mobilitas di 75 titik pembatasan mobilitas yang tersebar di 39 kabupaten/kota dan 86 pos pengendalian.

Di pos tersebut petugas akan melakukan kegiatan rekayasa jalan maupun penutupan jalan dan akan melakukan patroli.

"Tempat itu menjadi konsentrasi masyarakat berkumpul, sehingga harus ditutup seperti di alun-alun, Taman Bungkul, Jalan Darmo, Tunjungan, Tugu Pahlawan, dan tempat lain seperti pasar maupun mal dan restoran harus sesuai dengan PPKM Mikro darurat," katanya.

 

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…