Bahaya Mencampur 2 Dosis Vaksin Covid-19 yang Berbeda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan vaksinasi massal Covid-19. SP/ SBY
Kegiatan vaksinasi massal Covid-19. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Belum lama ini, para ilmuwan di seluruh dunia tengah meneliti untuk mencampurkan dua dosis vaksin yang berbeda, seperti vaksin Pfizer untuk dosis pertama dan dosis kedua dengan AstraZeneca atau sebaliknya.

Namun, melihat fenomena ini kepala ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Soumya Swaminathan menyarankan agar tidak melakukan 'mix and match' alias mengkombinasikan beberapa vaksin Covid-19 dari berbagai produsen. Menurutnya, tindakan ini bisa menjadi 'tren berbahaya' karena hanya ada sedikit data terkait dampak kesehatannya.

Sementara itu, ditemukan kasus salah satunya yang terjadi pada seorang wanita di Oregon, menurut laporan terbaru, ia tidak sengaja diberi dosis vaksin Moderna Covid-19 setelah menerima suntikan pertama dari vaksin Pfizer-BioNTech.

Ia mengatakan dirinya menerima dosis Pfizer pada pertengahan Januari--saat hamil tujuh bulan. “Saya merasa tidak enak badan selama beberapa hari. Saya pusing, menggigil, dan tengah hamil tujuh bulan, itu membuat saya khawatir,” katanya, Selasa (13/7/2021).

Kemudian ia memutuskan untuk menelepon dokter perawatan primernya dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC). Keduanya mengatakan kepadanya bahwa mereka belum pernah melihat ini sebelumnya. Sebagai tindakan pencegahan, mereka merekomendasikan agar ia berhenti menyusui putranya yang berusia tiga minggu.

Wanita tersebut untungnya masih menggunakan vaksin dengan metode yang serupa, yaitu mRNA. Menurut CDC, vaksin mRNA bekerja dengan mengkodekan sebagian protein lonjakan yang ditemukan di permukaan SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan Covid-19.

Menurut CDC secara khusus mengatakan dalam panduan sementara bahwa vaksin Covid-19 tidak boleh dicampur-campur, karena keamanan dan kemanjuran produk campuran belum dievaluasi.

Namun, CDC mengatakan bahwa dalam “situasi luar biasa,” ketika dosis pertama vaksin tidak dapat ditentukan atau tidak lagi tersedia, “vaksin mRNA Covid-19 yang tersedia dapat diberikan pada interval minimum 28 hari antara dosis untuk menyelesaikan seri vaksinasi mRNA Covid-19," kata CDC. Dsy8

Berita Terbaru

Sasar Gen Z, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan dan Matangkan Desain Rusunami

Sasar Gen Z, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan dan Matangkan Desain Rusunami

Minggu, 05 Jul 2026 14:41 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui rencana pembangunan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami), saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah memfokuskan…

Turnamen Basket Internasional CLS 2026 Tuntas, Indonesia Mampu Bersaing di Level ASEAN

Turnamen Basket Internasional CLS 2026 Tuntas, Indonesia Mampu Bersaing di Level ASEAN

Minggu, 05 Jul 2026 14:40 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Yayasan Cahaya Lestari Surabaya (CLS) resmi menutup turnamen basket internasional Salonpas Let’s Move-CLS International Cup 2026 di GOR…

Atasi Genangan Kawasan Margomulyo, Pemkot Surabaya Siapkan Mini Bozem di Exit Tol

Atasi Genangan Kawasan Margomulyo, Pemkot Surabaya Siapkan Mini Bozem di Exit Tol

Minggu, 05 Jul 2026 14:34 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mengurangi genangan yang kerap terjadi di kawasan Margomulyo, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Bakal Jadi Sport Center, Pemkot Surabaya Revitalisasi Lapangan Potro Agung Rp2,4 Miliar

Bakal Jadi Sport Center, Pemkot Surabaya Revitalisasi Lapangan Potro Agung Rp2,4 Miliar

Minggu, 05 Jul 2026 14:26 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mewujudkan sebuah sport center modern, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah wajah Lapangan Potro Agung yang…

Viral! Narasi Erupsi Semeru di Medsos, Pemkab Lumajang: ‘Video yang Beredar Hoaks’

Viral! Narasi Erupsi Semeru di Medsos, Pemkab Lumajang: ‘Video yang Beredar Hoaks’

Minggu, 05 Jul 2026 13:28 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti viralnya narasi di media sosial (medsos) yang diunggah akun YouTube @bencanapopuler pada 3 Juli 2026 yang berisi…

Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, DPUPR Kota Madiun Gencarkan Pemeliharaan 29 Ruas Jalan

Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, DPUPR Kota Madiun Gencarkan Pemeliharaan 29 Ruas Jalan

Minggu, 05 Jul 2026 13:17 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Demi meningkatkan kualitas infrastruktur, diantaranya menjaga kondisi jalan di daerah setempat mulus dan nyaman dilalui masyarakat,…