Remaja di Lamongan Dikeroyok dan Dianiaya Setelah Main Futsal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi pengeroyokan
Ilustrasi pengeroyokan

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Suryo Bagus (17) menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan usai bermain futsal. Remaja warga Desa Simbatan, Kecamatan Tikung dikeroyok dengan tuduhan korban bermain kasar saat di lapangan.

Kasubbag Humas Polres Lamongan, Iptu Estu Kwindardi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut, kejadian itu terjadi pada Minggu (25/7) kemarin.

“Iya, ada seorang bernama Suryo Bagus Dwi Prasetyo yang datang melapor ke SPKT Polres Lamongan. Dalam laporannya, Ia menjadi korban penganiayaan yang terjadi di halaman Sport Center Lamongan,” ungkap Kasubbag Humas Polres Lamongan, Iptu Estu Kwindardi, Senin (26/7/2021).

Lebih lanjut, Iptu Estu Kwindardi menjelaskan, kasus penganiayaan ini bermula saat korban bersama teman-temannya berangkat dari rumah untuk mengikuti laga pertandingan Futsal antara Tim Simbatan melawan Tim Futsal Boranan di Sport Center atau Gor Lamongan yang berada di Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Sukomulyo Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan.

Seusai pertandingan tersebut, Iptu Estu menambahkan, korban lalu beristirahat di belakang halaman Sport Center bersama dua temannya yang masing-masing bernama Sandi (14) dan Ridho (17), yang mana keduanya juga merupakan saksi mata dalam kejadian ini.

“Saat sedang bersantai dan istirahat, sejenak kemudian, korban lalu didatangi oleh dua orang yang tidak dikenalnya, sambil menuding bahwa korban sudah bermain kasar saat bermain dalam pertandingan futsal yang baru saja ia lakoni,” tambah Iptu Estu.

Saat mendapat tudingan tersebut, lanjut Iptu Estu, korban sempat mengelak dan mengatakan bahwa ia telah bermain dengan wajar dan tidak melakukan perbuatan kasar seperti yang telah ditudingkan pelaku kepadanya.

“Kemudian terjadi adu mulut. Di luar dugaan, tiba-tiba korban dipukul bertubi-tubi oleh dua orang tersebut dengan menggunakan helm hingga mengenai kepala korban, yang mengakibatkan luka lebam di bagian wajahnya,” terangnya.

Bahkan, aksi para pelaku tersebut tak berhenti sampai di situ saja. Estu mengatakan, korban juga mendapatkan tendangan dan pukulan dari tiga orang lainnya yang merupakan teman pelaku yang datang dan ikut-ikutan mengeroyok korban. “Meski kejadian itu sempat dilerai oleh dua teman korban, namun pelapor tetap dipukuli oleh para pelaku karena jumlahnya yang tak sebanding,” tandasnya.

Setelah puas menganiaya korban, kelima pelaku tersebut kemudian meninggalkan korbannya begitu saja. Sementara itu, lantaran tak terima dengan penganiayaan yang dialaminya, lantas korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lamongan.

Terakhir, Estu menyebutkan, saat ini penyidik telah meminta keterangan lebih mendalam dari korban dan dua saksi tersebut. “Laporan sudah kami terima dan masih dalam lidik. Polisi telah mengantongi identitas dari beberapa pelaku tersebut untuk kita tindak lanjuti,” pungkasnya.

 

 

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…