Resign dari Karyawan, Kini Jadi Juragan Kambing dan Domba

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bayu saat memberikan makan ternak kambing dan dombanya. SP/ YGY
Bayu saat memberikan makan ternak kambing dan dombanya. SP/ YGY

i

SURABAYAPAGI.com, Yogyakarta - Bayu merupakan pengusaha ternak kambing dan domba asal Sleman, DI Yogyakarta. Berkat hasil peternakannya tersebut ia berhasil meraup omzet sebanyak lebih dari ratusan juta rupiah. Bayu tak menyebutkan nominal pastinya.

Namun, harta kekayaan yang ia dapatkan tak langsung datang begitu saja. Pasalnya, jauh sebelum sesukses sekarang, Bayu mesti menghadapi jalan terjal dan berbatu. Ia merantau ke Ibukota hampir 12 tahun Bayu bekerja di di sebuah distro atau toko baju di Jakarta guna bertahan hidup.

Meski bekerja di wilayah Jakarta, gaji Bayu tidaklah seberapa. Menjadi seorang karyawan sebuah distro jelas tak cukup untuk membiayai mimpi besarnya. Kecuali Bayu hanya berniat bertahan hidup, barangkali cukup.

Namun, suatu ketika sang istri mengajak Bayu pulang kampung dan meninggalkan Ibukota. Mulanya Bayu menolak lantaran usahanya sedang aman dan merasa mencari uang di Jakarta amatlah mudah. Selama tiga tahun, Bayu dan istri terus membicarakan soal pulang kampung dan meninggalkan bisnisnya di Jakarta.

Bukan tanpa alasan sang istri meminta Bayu untuk pulang. Ia merasa rutinitas di Ibukota sangatlah padat sehingga membuat dirinya sukses. Apalagi jenis pekerjaan Bayu bukanlah jenis pekerjaan yang kenal waktu.

Setelah bertahun-tahun berdebat, akhirnya Bayu luluh dan menuruti permintaan sang istri untuk pulang ke Yogyakarta. Sesampainya di Kota Istimewa, Bayu jelas bingung bagaimana ia akan bertahan hidup dan menghidupi keluarganya.

Meski demikian, Jogja bukanlah kota asing Bayu. Ia lahir dan menjalani masa kecil di kota pariwisata itu. Bayu ingat, jauh sebelum memutuskan merantau ke Jakarta, dirinya pernah punya cita-cita membangun usaha ternak.

Akhirnya, bermodalkan tabungan selama bertahun-tahun kerja, Bayu membangun sebuah peternakan. Sayangnya, ia membangun peternakan tersebut dengan penuh ambisi dan tanpa perhitungan.

Ia membiayai segala ongkos produksi peternakannya dengan jor-joran tanpa hitung untung dan rugi. Tak terasa, bukannya mendapatkan untung, Bayu justru mendulang kerugian hingga Rp 200 juta.

Awalnya ia merasa jatuh. Namun, berkat lingkaran pertemanannya yang sehat, Bayu berhasil kembali bangkit. Kerugian sebanyak Rp 200 juta tersebut berhasil kembali hanya dalam satu tahun.

Saat ini, ia total telah punya ribuan ekor kambing dan domba yang terbagi ke dalam 13 jenis, mulai dari perahan, indukan, hingga pedaging. Peternakan 78 Farm juga berhasil menguasai pasar nasional. Dsy2

Berita Terbaru

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di…

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…