ART Korban Penganiayaan Advokat, Berikan Kesaksian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Terdakwa Firdaus Fairus, penyiksa ART nya, menjalani sidang di ruang Candra PN.Surabaya, secara online Rabu (18/08/2021). SP/Budi Mulyono
Terdakwa Firdaus Fairus, penyiksa ART nya, menjalani sidang di ruang Candra PN.Surabaya, secara online Rabu (18/08/2021). SP/Budi Mulyono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Persidangan perkara penganiayaan yang dilakukan oleh Firdaus Fairus seorang advokat Surabaya digelar kembali. Kini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) hadirkan saksi korban Elok Anggraini Setyowati dan anaknya berinisial AR, 11, di ruang Candra Pengadilan Negeri (PN)  Surabaya. 

Dalam persidangan, keduanya terlebih dahulu disumpah oleh Ketua majelis hakim Martin Ginting. Setelah disumpah, Jaksa Siska Christina diberi kesempatan menanyakan kepada Elok. Apa yang dialaminya selama bekerja di rumah Firdaus Fairus.

Elok mengatakan, sebelum menerima siksaan bertubi-tubi yang dilakukan oleh Fairus. Elok menuturkan saat itu dirinya meminta izin tinggal bersama anaknya AR di rumah Fairus. Terdakwa pun memberinya izin, akan tetapi AR dengan Elok tidur terpisah. 

“Pertama tidur sama anak saya, kemudian dipisah. Kurang lebih satu sampai dua bulan. Kemudian anak saya tidur sama SB (anak terdakwa) satu kamar dengan Fairus. Saya tidur di dapur,” ucap Elok, Rabu (18/08/2021). 

 

Elok menuturkan, aksi Fairus menyiksa dirinya bermula pada Agustus 2020 lalu. Saat itu, Elok tidak sengaja menumpahkan sabun cair SB anak Fairus. Fairus pun marah dan memukul Elok menggunakan selang shower yang ada di dalam kamar mandi. 

“Kepala saya berdarah. Saat itu saya nggak berani protes ke Fairus,” kata Elok. 

Elok melanjutkan, dirinya pernah dipukul pakai pipa, gagang sapu, bahkan disetrika hingga tangan, punggung, dan pahanya memar dan luka akibat sundutan benda panas.

 “Setiap hari, setiap melakukan pekerjaan selalu salah, selalu dipukul dengan alat yang ada di dekatnya. Setiap hari pokoknya. Pernah ditonjok, itu waktu saya ngepel, menurut dia kurang bersih kemudian dia marah saya ditonjok,” urainya. 

Gaji elok yang 1,5 juta sesuai kesepakatan, oleh terdakwa tidak pernah dibayarkan, Penganiayaan dilakukan terdakwa sejak Agustus 2020 sampai bulan Juni.

Korban elok juga menerangkan bahwa dirinya pernah makan dengan dicampur tai kucing, saat dirinya membersihkan bawa meja ada tai kucing yang tidak diketahui korban, saat kotoran kucing tersebut dilihat oleh terdakwa, justru saat korban elok akan membersihkan kembali, terdakwa menolak dengan alasan nanti di buat makan korban saja.

Sampai akhirnya, terdakwa mencampur nasi dengan kotoran kucing, dengan cara menyuapi korban elok pakai tangan sampai tiga kali suap.Pernah juga korban elok dengan telanjang bulat di pekarangan halaman belakang disuruh terdakwa menyiram tanaman, hal itu disaksikan anak elok saat itu.

Setelah mendengarkan keterangan saksi, Jaksa menunjukkan barang bukti berupa selang, sapu dengan gagang kayu, dan juga pipa. Jaksa juga meminta Elok menunjukkan bukti luka sudutan setrika di tangannya kepada majelis hakim. 

“Benar yang mulia itu barang yang digunakan oleh Fairus,” katanya. nbd

Berita Terbaru

Wabup Sidoarjo Ajak Gukyuk Cilik 2026 untuk Promosikan Wisata dan Budaya

Wabup Sidoarjo Ajak Gukyuk Cilik 2026 untuk Promosikan Wisata dan Budaya

Senin, 08 Jun 2026 09:36 WIB

Senin, 08 Jun 2026 09:36 WIB

SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menghadiri Grand Final Pemilihan Duta Wisata Gukyuk Cilik Sidoarjo Tahun 2026 yang…

Sambut HUT ke-108, Pemkot Mojokerto Gelar Pengajian Akbar Bersama Gus Iqdam

Sambut HUT ke-108, Pemkot Mojokerto Gelar Pengajian Akbar Bersama Gus Iqdam

Senin, 08 Jun 2026 06:33 WIB

Senin, 08 Jun 2026 06:33 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Pengajian Akbar bersama Gus Iqdam di Taman Bahari Majapahit (TBM), Ahad (7/6), sebagai ba…

Ekonom Rasakan Tekanan Kondisi Keuangan

Ekonom Rasakan Tekanan Kondisi Keuangan

Senin, 08 Jun 2026 05:50 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Chief Economist Bank Permata, Josua Pardede, menjelaskan Indonesia menghadapi kolaps di sektor perbankan dengan inflasi yang tinggi pada…

Saat di Bali, Prabowo Cerita Angka Hokinya, 8 dan 13

Saat di Bali, Prabowo Cerita Angka Hokinya, 8 dan 13

Senin, 08 Jun 2026 05:48 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto bercerita tentang dua angka yang dianggapnya sebagai angka keberuntungan. Dia menyebutkan dua angka itu ialah 8…

Masyarakat Keluhkan Kualitas Beras Bantuan Perum, Bulog Merespon

Masyarakat Keluhkan Kualitas Beras Bantuan Perum, Bulog Merespon

Senin, 08 Jun 2026 05:45 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Memberikan atensi atas keluhan warga soal kualitas beras Bantuan Pangan Pemerintah (Banpang) di sejumlah desa di Kabupaten Bangkalan, Jawa…

Said Iqbal, Bakal Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan

Said Iqbal, Bakal Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan

Senin, 08 Jun 2026 05:45 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, akan bergabung dengan pemerintahan Prabowo Subianto.Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh…