Puluhan Pekerja Seni di Tuban Gelar Demo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan pekerja seni di Tuban menggelar aksi demo di depan kantor Pemkab Tuban.
Puluhan pekerja seni di Tuban menggelar aksi demo di depan kantor Pemkab Tuban.

i

SURABAYAPAGI.COM, Tuban - Sejumlah warga pekerja seni yang mengatasnamakan sebagai Perkumpulan Pelestari Seni Tuban melakukan aksi turun jalan dengan menggelar demo di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Kamis (19/8/2021).

Aksi tersebut dilakukan karena para pekerja seni yang sudah jenuh karena terlalu lama menganggur.

Dalam aksi damai itu, para pekerja seni yang sudah hampir 2 tahun ini tidak memiliki penghasilan dari pekerjaannya meminta kepada pemerintah untuk melonggarkan pelaksanaan PPKM. Bahkan, dalam aksi itu salah satu pekerja seni langsung jongkok di hadapan Kepala Dinas Pariwisata Tuban supaya memberikan kelonggaran untuk kegiatan seni hiburan.

Kegiatan aksi demo tersebut diikuti oleh berbagai pekerja seni, seperti para Waranggono, Pramugari Langen Tayub, MC orkes dangdut serta tokoh pewayangan, pemilik sound sistem dan juga pelaku seni lainnya. Dengan menggunakan peran masing-masing mereka langsung datang dan melakukan orasi di depan kantor Pemkab Tuban, jalan Kartini, Kota Tuban.

“Hari ini kita datang ke sini untuk menyampaikan aspirasi kami yang sudah tidak kuat lagi kami tahan. Kami sudah hampir dua tahun pak tidak bekerja, kami sudah pasrah dengan panjenengan semua,” ujar Edi Ronggo, salah satu pekerja seni saat mengawali aksi damai tersebut.

Dalam kesempatan itu, para pekerja seni itu meminta kepada Pemkab Tuban supaya mereka tetap bisa melakukan aktivitas berkerja dari seni hiburan sesuai dengan peraturan pemerintah. Pasalnya, sejak awal adanya wabah Covid-19 sampai dengan saat ini mereka tidak bisa bekerja dan sering kali harus dibubarkan oleh petugas ketika melakukan pentas.

“Kami siap untuk berkerja dengan mematuhi protokol kesehatan. Kalau tidak bisa pada malam hari, kita juga siap untuk melaksanakan pada siang hari,” sambung Edi Ronggo, Pekerja Seni asal Kota Tuban saat melakukan orasi itu.

Tak hanya itu, para pekerja seni yang berasal dari berbagai kecamatan di Tuban itu meminta kepada Pemkab Tuban supaya membuatkan pertaruran Juklak dan Juknis dalam pelaksanaan kegiatan seni.

Selain itu, dalam tuntutan yang ketiga mereka juga meminta kepada Pemkab Tuban untuk memberikan bantuan subsidi kepada para pekerja seni di Tuban supaya tetap bisa bertahan.

“Kami selama ini sangat tertekan dengan paraturan yang sering berubah-ubah, mulai PSBB sampai dengan PPKM yang berjilid-jilid. Kami sudah sangat lelah, apapun sudah kami jual untuk bisa bertahan hidup,” tegasnya.

Sementara itu, dalam aksi tersebut sejumlah pekerja seni yang melakukan orasi di depan kantor Pemkab Tuban itu langsung ditemui oleh Sulistiyadi, Kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Tuban. Namun, Kepala Dinas juga tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan terkait dengan tuntutan para pekerja seni yang meminta kelonggaran supaya bisa pentas.

“Semua yang namanya PPKM Level 3 ini diremote dari pusat. Jadi ini kabupaten kemudian provinsi hanya mengikuti,” kata Sulistiyadi, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tuban saat menenui peserta aksi demo itu.

Mendengarkan jawaban kepala dinas yang dinilai tidak ada solusi, salah satu peserta aksi langsung bersimpu jongkok di hadapan Kepada Dinas Pariwisata Tuban untuk meminta kebijakan dari pemerintah Tuban memberikan kebijakan. Selanjutnya perwakilan dari peserta aksi diperbolehkan masuk ke kantor Pemkab Tuban untuk melakukan dialog dengan tim gugus kabupaten. 

Berita Terbaru

Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan

Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan

Sabtu, 25 Jul 2026 10:56 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 10:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi lonjakan suhu drastis yang melanda sejumlah wilayah Indonesia…

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Paguyuban Pedagang Pasar Seluruh Kota Madiun (P3SKM) menilai keterangan kuasa hukum Pemerintah Kota Madiun, Ika Puspitaria, dalam p…

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan bukti percakapan WhatsApp antara antara terdakwa Rochim R…

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – IBCA BFC MMA Kota Madiun menurunkan 35 atlet untuk memburu gelar juara umum pada ajang Adu Wani Wali Kota Cup 2026. Kejuaraan MMA p…

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tancap gas untuk merampungkan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi penentuan dan…

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mendesak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ponorogo untuk…