Polisi Belum Dapat Memastikan Penyebab Kebakaran Pasar Kembang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lantai 2 pasar kembang yang menjadi pusat kebakaran. SP/Semmy Mantolas
Lantai 2 pasar kembang yang menjadi pusat kebakaran. SP/Semmy Mantolas

i

 

SURABAYAPAGI, Surabaya - Aksi si jago merah yang melahap habis 187 tempat pedagang Pasar Kembang pada Minggu (22/08/2021) kemarin, hingga kini belum diketahui penyebabnya.

Kanit Intel Polsek Tegalsari yang juga merupakan Perwira Pengawas (Pawas) Pasar Kembang hari ini, AKP Teguh menyampaikan, pihak kepolisian hingga hari ini masih terus menginvestigasi musabab kebakaran kemarin.

"Belum dapat dipastikan, saya gak berani menduga penyebabnya karena apa. Kita tunggu saja hasil dari tim labfor [laboratorium forensik _red]," kata Teguh kepada Surabaya Pagi, Senin (23/08/2021).

Hingga saat ini, petugas kepolisian bekerjasama dengan Satpol PP setempat berupaya mensterilisasi Pasar Kembang. Setiap pedagang yang ingin mengambil sisa-sisa dagangannya di lantai 2, lokasi kebakaran, wajib menunjukan identitas diri.

"Kita tugasnya mengamankan saja. Kalau ada pedagang yang ingin mengambil dagangannya silahkan, tapi diperiksa dulu oleh petugas di sini," katanya

Senada dengan itu, Sukrisno selaku Komandan Regu Petugas Tindak Internal (PTI) Satuan Polisi Pamong Praja yang bertugas mengawasi Pasar Kembang hari ini menyampaikan, bagi pedagang yang ingin mengambil barangnya diperbolehkan hingga pukul 12:00 WIB.

"Kalau sudah jam 1, artinya tidak boleh. Sudah steril. Mereka yang ingin mengambil dagangan akan diperiksa KTP-nya dan diverifikasi oleh pengelola pasar apakah benar pedagang di sini atau bukan," terang Sukrisno.

Saat ditanyai musabab kebakaran, ia pun tak ingin berspekulasi lebih jauh. "Kita tunggu saja apa hasil dari kepolisian, kalau kita katakan penyebabnya karena ini atau karena itu, dan hasilnya salah, kita juga yang kena," ucapnya.

Dari data yang dikumpulkan di lapangan, para pedagang yang terimbas kebakaran, rencananya akan diberikan tempat di lantai 1 untuk kembali berjualan. Namun hingga kini, aktivitas pasar untuk sementara waktu masih dalam proses sterilisasi. sem

Berita Terbaru

Tahun 2027, Pemkot Madiun Target Tambahkan 10 Ribu Peserta Pro JKK-JKM

Tahun 2027, Pemkot Madiun Target Tambahkan 10 Ribu Peserta Pro JKK-JKM

Jumat, 24 Apr 2026 11:46 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai langkah dan fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur khususnya untuk membantu keluarga penerima ketika terjadi…

Dongkrak Perekonomian, Pemkab Banyuwangi Optimalkan Potensi Wisata Berbasis Alam

Dongkrak Perekonomian, Pemkab Banyuwangi Optimalkan Potensi Wisata Berbasis Alam

Jumat, 24 Apr 2026 11:38 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai langkah strategis dalam mendongkrak perekonomian di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, saat ini Pemerintah Kabupaten…

Per 2026, DPMPTSP Targetkan Investasi Rp454 M Lewat Agenda ‘Situbondo Investor Day’

Per 2026, DPMPTSP Targetkan Investasi Rp454 M Lewat Agenda ‘Situbondo Investor Day’

Jumat, 24 Apr 2026 11:31 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat telah…

Pemkot Pasuruan Tekankan Peran Generasi Muda Hadapi Ancaman Penyalahgunaan Narkoba

Pemkot Pasuruan Tekankan Peran Generasi Muda Hadapi Ancaman Penyalahgunaan Narkoba

Jumat, 24 Apr 2026 11:22 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 11:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebagai salah satu upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap ancaman narkoba, Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan…

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan, menjalin kerja sama s…

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Surabaya – Perum BULOG kembali menorehkan capaian bersejarah dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Untuk pertama kalinya se…