Erlangga Dituntut Jaksa 2 Tahun Penjara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Saksi Meike, pemilik mobil Xenia,beri keterangan dipersidangan. SP/Budi Mulyono
Saksi Meike, pemilik mobil Xenia,beri keterangan dipersidangan. SP/Budi Mulyono

i

Jual Mobil Sewaan Seharga Rp 14 Juta, di Madura

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sidang perkara penggelapan satu unit mobil Xenia, seharga Rp.140 juta, dengan terdakwa Muhammad Erlangga Rohman alias Raka (31), diruang Kartika II, PN Surabaya, secara online, Rabu (25/08/2021).

Dalam dakwaannya Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gede Willy Permana,SH, menyatakan terdakwa Erlangga melakukan tindak pidana penggelapan. Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 378 KUHP.

Dipersidangan jaksa menghadirkan saksi pemilik mobil Xenia yaitu saksi Moch.Fauzan dan saksi Mieke.

Mieke menjelaskan bahwa terdakwa meminjam mobil Xenia miliknya tidak dikembalikan justru dijual kepada orang lain.

" Meminjamnya waktu itu mau menjelang lebaran yang mulia,sekitar jam 7 malam," jelas Mieke.

" Katanya pinjam hanya dia hari, saat saya tanyakan mundur lagi dua hari, terakhir terdakwa berkelit kalau mobil saya ditahan polisi, karena kedapatan membawa narkoba di mobil itu," ungkap Mieke lagi.

Terdakwa meminjam mobil korban, dengan menjaminkan sepeda motor Honda Scoopy, saat Mieke dan Fauzan menunggu sampai jam 12 malam, mobil tak kunjung dikembalikan, justru sepeda motor yang dijaminkan terdakwa ada di dalam teras, kunci motor dipegang terdakwa, saat Mieke Bangun tidur keesokan harinya, motor tersebut juga ikut hilang, berkat CCTV rumah tersebut diketahui, yang mengambil pada malam hari sambil mengendap terdakwa mengambil sepeda yang dijaminkan ya.

Saksi Fauzan menerangkan kalau dirinya sedang jalan grab, menyerahkan kunci mobil kepada terdakwa, untuk mengambil sendiri mobil digarasi jalan teluk Aru.

Atas kejadian tersebut, Mieke dan Fauzan melaporkan kejadian itu ke polisi.

Dalam tuntutan Jaksa Willy yang telah disiapkan, setelah selesai melakukan pemeriksaan terhadap terdakwa, Jaksa Willy menuntut terdakwa Erlangga Rohman terbukti bersalah melakukan pidana penggelapan, dengan pidana penjara 2 tahun, dikurangkan selama terdakwa berada dalam tahanan.

Sidang akan dilanjutkan dua pekan mendatang dengan agenda putusan majelis hakim.

Diketahui, awalnya pada hari Jumat Tanggal 23 April 2021 sekira jam 18.30 wib bertempat di rumah Jalan Teluk Amurang No.2 Kota Surabaya terdakwa Muhammad Erlangga Rohman alias Raka, menemui saksi Meyke P Kolong dan Saksi Moch.Fauzan, untuk meminjam mobil Xenia Hitam L-1660-IV.

Alasan untuk mengantar penumpang, dengan biaya sewa 250 ribu/ hari.Terdakwa menjaminkan sepeda motor Honda Scoopy.Saksi Fauzan menyerahkan unit Xenia miliknya.

Setelah terdakwa menguasai unit mobil tersebut, karena kesulitan ekonomi, pada hari Senin 26 April 2021 jam 12 siang, di jalan Ampel , terdakwa menjual mobil tersebut dibantu oleh Arkilaus Ila Narek ( berkas terpisah), kepada Kacong (DPO).

Selanjutnya jam 7 malam kacong, terdakwa dan Arkilaus bertemu di jalan Kalianak, bertemu Horsia dan orang tak dikenal, menuju Madura untuk menjual mobil ke teman Kacong, disepakati dengan harga 14 juta.Terdakwa Erlangga mendapat uang 12 juta.

Perbuatan terdakwa , saksi Moch.Fauzan mengalami kerugian 140 juta.

Terdakwa Erlangga Rohman, menjalani sidang kasus penggelapan mobil, diruang Kartika II ,PN.Surabaya, secara online,Rabu (25/08/2021). nbd

Berita Terbaru

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Darma Lautan Utama (DLU) menggelar acara buka puasa bersama mitra usaha, agen, dan ekspedisi dengan mengusung tema “Tebar Keb…

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Mendes PDT, Stop Ekspansi ke Desa   Mendag, Minta Indomaret dan Alfamart Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih    PDIP Dukung Rencana Penghentian Indomaret d…

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Anak Buahnya, Edward Corne (EC) selaku eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Divonis 10 tahun penjara    SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks D…

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kamis (26/2/2026) sore kemarin, KPK menetapkan seorang pegawai Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo (BBP), sebagai tersangka baru kasus s…

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan perpanjangan ini, ia berharap bunga kredit makin kompetitif sehingga penyaluran kredit UMKM bisa lebih kencang tahun ini.…

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini keluarga mampu alias keluarga kaya diminta tak mengambil beasiswa penuh. Hal ini dimaksudkan agar anggaran beasiswa bisa…