Meski Akan Dilebur, Kearsipan Lamongan Ternyata Terbaik ke 3 di Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dokumen Negara milik Pemkab Lamongan ini tertata rapi di Dinas Kearsipan Daerah. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Dokumen Negara milik Pemkab Lamongan ini tertata rapi di Dinas Kearsipan Daerah. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dinas Kearsipan Daerah Lamongan yang tinggal dua bulan lagi dinasnya bakal dilebur dan dikembalikan lagi dengan dinas Perpustakaan ini, ternyata banyak prestasi yang sudah diraih. Dinas yang menyimpan arsip dokumen negara ini menjadi yang terbaik nomor 3 di Jawa Timur dalam pengelolaanya.

Selain nomor 3 se Jawa Timur, Dinas Kearsipan Daerah Lamongan saat  ini terbaik nomor 25 secara Nasional dari 514 kab/kota yang ada. "Ini lompatan capaian yang patut disyukuri, dengan kerja keras semua pihak, Kearsipan Lamongan kini sudah rangking 3 se Jawa Timur," kata Gunadi Kepala Dinas Kearsipan Daerah Lamongan, Senin (11/10/2021).

Disebutkan olehnya, capaian lompatan ini diawali dalam pengelolaan tahun 2018, Kearsipan Lamongan masih berada di rangking 35 dari 38 Kab/Kota di Jawa Timur. Terus Tahun 2019 ada rangking 20, dan tahun 2020 ada di rangking 5 di Jatim.

Padahal lanjut dia, Dinas Kearsipan Daerah yang berada di Jalan Basuki Rahmat Lamongan ini, berdiri baru beberapa tahun,  dan sebelumnya ikut bergabung dengan Dinas Perpustakaan, sudah bisa membenahi pengelolaan arsip yang tertata dan tersimpan dengan baik.

Indikator kearsipan Lamongan sekarang terbaik di nomor 3 lanjut Gunadi, adalah karena penyelenggaraan, adanya pengawasan kearsipan, regulasi, Sumber Daya Manusia (SDM) sarana prasarana, dan bagaimana pengolahan tata kelola kearsipan bisa dinamis maupun statis. "Kenapa Kearsipan Lamongan bisa seperti ini, karena indikator di atas sudah terpenuhi semua," terangnya.

 

Meski masih terbaik ke 3 di Jawa Timur, namun dalam hal pengelolaan dinas nya tidak mau kendor dan selalu berusaha menata dan memperbaiki. "Kami terus berupaya menata dan mengelola kearsipan dengan regulasi, SDM serta sarana prasarana yang memadai, karena dokumen negara ini sangat penting untuk disimpan," ungkapnya.

Selain itu kata Gunadi, penataan kearsipan di Dinasnya ini, ia selalu menekankan kepada jajarannya, agar mindset dalam bekerja bagaimana pengolahan tata kelola kearsipan itu harus bisa dinamis maupun statis. "Kata kunci dinamis dan statis itu sangat penting dalam pengelolaan kearsipan karena dokumen yang disimpan itu cukup banyak karena itu bagian dari proses dan sejarah suatu daerah," jelasnya.

Tidak hanya itu saja, keterlibatan eksternal dalam pengelolaan Kearsipan Daerah cukup penting, agar bisa berjalan sesuai dengan regulasi dan tidak menyalahkan aturan. "Setiap tahun di Kearsipan selalu ada  audit yang  dilaksanakan Kearsipan eksternal oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI)  setingkat menteri," katanya.

Saat ini kata Gunandi, dokumen yang tersimpan rapi dan tertata di Kearsipan dan bisa diselamatkan  mulai tahun 1952 hingga 2021. "Data yang bisa diselamatkan paling lama tahun 1952 hingga sampai saat ini 2021, data masih manual semua," ungkapnya.

Ia berharap kedepannya karena dinas Kearsipan ini bakal dilebur dengan dinas Perpustakaan, tentu pengelolaanya harus terus tambah baik, meski dalam pengelolaan Kearsipan butuh anggaran yang tidak kecil. "Mengelola arsip itu dananya besar, tenaga pengelola arsip itu idealnya arsiparis saat ini kami punya 5 Arsiparis yang sudah PNS semua, idealnya 10 PNS, dan di masing-masing OPD minimal harus ada satu petugas arsiparis," pintanya. jir

Berita Terbaru

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tak kurang waktu dari 24 Jam, Unit PPA Sat.Reskrim Polres Blitar Kota bersama dengan Polsek Srengat berhasil mengungkap pelaku…

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…

Masjid Al-Millah Sidoarjo Menyalakan Obor Festival Dakwah 2 Non-Stop 24 Jam

Masjid Al-Millah Sidoarjo Menyalakan Obor Festival Dakwah 2 Non-Stop 24 Jam

Sabtu, 17 Okt 2026 10:10 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 10:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Masjid Al-Millah Sidoarjo menggelar acara gerakan memakmurkan masjid melalui ibadah mabit (bermalam di masjid) yang m…

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendorong pemerintah memperluas dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di S…

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, PONOROGO-Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dalam pengusulan…