Walikota Mojokerto Instruksikan Semua Pihak Ikut Kampanyekan Germas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat membuka forum Koordinasi Lintas Sektor dalam Mendorong Implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Tingkat Kota Tahun 2021, Senin (8/11/2021). SP/Dwy AS
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat membuka forum Koordinasi Lintas Sektor dalam Mendorong Implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Tingkat Kota Tahun 2021, Senin (8/11/2021). SP/Dwy AS

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Aksi GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) sebagai strategi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kota Mojokerto tidak hanya menjadi tugas pemerintah daerah, melalui Dinas Kesehatan semata, melainkan juga harus melibatkan berbagai pihak. 

Lebih spesifik, Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari menyebutkan diantaranya, yaitu OPD (Organisasi Perangkat Daerah), TNI, dan Polri di lingkungan kerja Kota Mojokerto.

"Ini tugas kita bersama untuk selalu mengkampanyekan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar menjadi budaya dalam keseharian masyarakat. Artinya, PHBS yang dilakukan masyarakat bukan sekadar karena disuruh, tapi benar-benar karena adanya kesadaran dari masyarakat", ujar Ning Ita dalam forum Koordinasi Lintas Sektor dalam Mendorong Implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Tingkat Kota Tahun 2021, Senin (8/11/2021).

Menurutnya budaya PHBS menjadi sangat penting, terutama di tengah Pandemi Covid-19 seperti saat ini. Meskipun Kota Mojokerto sudah ditetapkan memasuki PPKM Level 1 dan tidak ada temuan kasus baru, sejumlah prokes yang termasuk cerminan PHBS harus tetap ditegakkan secara serius.

Selain itu, pada forum yang berlangsung di Ballroom Hotel Raden Wijaya tersebut, Ning Ita juga menekankan perihal isu stunting yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Kota Mojokerto. 

Pada tahun 2020, Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KP) mencatat kasus stunting di Kota Mojokerto sebanyak 503 balita. Angka tersebut sebenarnya terbilang kecil, jauh dari batas angka yang diperbolehkan. 

Namun, bagi Walikota, sekecil apapun kasus stunting di Kota Mojokerto, harus segera diselesaikan.  "Ini wilayah perkotaan, wilayahnya kecil, berbagai fasilitas sudah terjangkau dan memadai. Kalau masih ada stunting, bagi saya seorang kepala daerah dan juga seorang ibu, ini memalukan. Harusnya tidak ada kasus stunting di Kota Mojokerto", tegasnya di hadapan para kepala OPD, perwakilan TNI dan Polri, camat, lurah, serta kepala puskesmas yang hadir.

Perlu diketahui bahwa stunting adalah suatu kondisi tinggi badan anak lebih pendek (kerdil) dari standar usianya akibat kurangnya asupan gizi dalam waktu cukup lama. Apabila balita/ anak-anak mengalami kondisi tersebut, maka perkembangannya secara keseluruhan akan terganggu, yang mana tentu akan berpengaruh pada kualitas sdm (sumber daya manusia) di kemudian hari.

"Kita punya tanggung jawab bersama untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Tidak mungkin tujuan generasi emas 2045 bisa terwujud kalau hari ini masih banyak stunting," pungkasnya.

Forum yang diselenggarakan oleh Dinkes P2KP tersebut turut menghadirkan Judi Aquarianto, Kepala Sub Bidang Pembangunan Manusia pada Bappeda Provinsi Jawa Timur serta Wahyuti Erie Prastiwi, Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur sebagai narasumber. dwi

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …