Wabup Gus Barra Santuni Korban Tragedi Maut Pohon Tumbang Jolotundo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gus Barra saat menjenguk salah satu pasien korban luka akibat musibah pohon tumbang di Rumah Sakit Sakinah. SP/Dwy AS
Gus Barra saat menjenguk salah satu pasien korban luka akibat musibah pohon tumbang di Rumah Sakit Sakinah. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Tragedi maut pohon tumbang di lokasi wisata petirtaan Jolotundo mengundang simpati Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barraa atau yang akrab disapa Gus Barra.

Ketua Asep Syaifuddin Chalim Foundation (ASCF) ini turun langsung memberi bantuan uang dan beras kepada keluarga korban meninggal dan korban luka-luka, Rabu (17/11) sore.

Dari pantauan di lokasi, Gus Barra bersama Tim ASCF mendatangi satu persatu rumah dari tiga korban meninggal, serta para korban luka ringan maupun berat yang masih dirawat di rumah sakit.

Diantaranya, rumah korban meninggal dunia, Muhammad Riyan Amim, Desa Seloliman Kecamatan Trawas. Qori Irawan di Desa Jedong Kecamatan Ngoro dan Yusuf Klimin di Desa Kalipuro, Kecamatan Pungging.

Sobirin, Koordinator ASCF menyebutkan yayasan yang didirikan KH. Asep Syaifuddin Chalim ini menyalurkan bantuan langsung berupa 100 kg beras dan uang santunan sebesar Rp. 2,5 juta kepada masing masing korban luka  serta uang sebesar Rp. 4 juta kepada keluarga korban meninggal dunia.

Tak hanya itu, lanjut Sobirin, Gus Barra juga mendatangi rumah seorang anggota banser yang mengalami kecelakaan korban tabrak lari. Dan memberi bantuan uang senilai Rp. 1,5 juta untuk meringankan biaya pengobatan.

 

"Penyaluran bantuan uang dan beras dari ASCF ini murni uang pribadi dari Gus Barra. Jadi anggarannya, tidak ada hubungannya dengan Anggaran APBD maupun APBN. Sesuai motto ASCF yaitu hanya memberi untuk berbagi," ucapnya.

Sementara itu, Gus Barra, Ketua ASCF,  menyampaikan ucapan bela sungkawa kepada keluarga korban meninggal. Ia juga memberi ucapan motivasi serta doa lekas sembuh kepada para korban luka-luka akibat tertimpa pohon tersebut.

"Semoga keluarga yang ditinggal diberi kesabaran serta ketabahan dalam menerima cobaan ini. Dan semoga para korban meninggal ini mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT," ungkapnya 

Tak hanya itu, putra pemilik pondok pesantren Amanatul Ummah Mojokerto ini juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada, dengan menghindari pohon-pohon besar, apalagi yang sudah termakan usia karena rawan tumbang.

“Untuk sementara hindari dulu pohon-pohon. Misalnya jangan parkir kendaraan atau nongkrong di dekat pohon saat angin masih kencang. Bisa membahayakan diri,” pinta Gus Barra. 

Terpisah, Supartiningsih, ibu dari korban meninggal Riyan Amim, warga Desa Biting Desa Soliman mengaku haru dengan kunjungan Wabup Mojokerto ini. Ia mengucapkan terima kasih yang tak terhingga telah mendapatkan bantuan beras 100 kg dan uang 4 juta dari pribadi Gus Barra sebagai Ketua ASCF. 

"Kami hanya bisa mengucap terima kasih, bantuan pribadi dari Gus ini dapat memperingan kebutuhan sehari-hari, dan sebagai semangat untuk meneruskan hidup ini, terima kasih juga buat Tim ASCF," ungkapnya.

Ikut serta dalam kegiatan kemanusiaan tersebut adalah Sholeh, Wakil Ketua DPRD, Santoso Ketua PAN Kabupaten Mojokerto, Hendra anggota DPRD dari Gerindra dan Prof DR KH Asep Syaifuddin Chalim MA. Dwi

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…