Ditinggal Risma, Surabaya tak Sebersih Dulu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Banyak daun kering berguguran yang dibiarkan berserakan di jalan protokol Kota Surabaya.
Foto sp/amin
Banyak daun kering berguguran yang dibiarkan berserakan di jalan protokol Kota Surabaya. Foto sp/amin

i

 SURABAYA PAGI, Surabaya- Surabaya salah satu kota dengan predikat kota paling bersih di indonesia. Hal itu ditandai dengan meraih raihan award Global Green City dari Global Forum on Humas Settlements (GFHS). Penghargaan itu diraih Surabaya di era Walikota Tri Rismaharini.

Namun, selepas ditinggalkan Tri Rismaharini yang mengemban amanat menjadi menteri sosial, maskot bersih itu kini cenderung menurun. Dari penelusuran Surabayapagi, di jalan-jalan protokol kota, masih banyak kotoran dari runtuhan daun kering hingga sampah plastik. Terutama di kawasan Jalan Praban, Jalan Blauran, Jalan Kedung Doro dan Jalan Arjuno.

Entah karena sosok leadership Risma yang peka akan kebersihan atau memang kurangnya pengawasan kebersihan saat ini. “Iya jalan Surabaya sekarang kotor, dulu bersih waktu walikotanya dipegang Ibu Risma. Sekarang kelihatan kurang bersih,” kata Surya, warga Surabaya.

Hal senada diucapkan Abidin. Menurutnya, wajah Surabaya saat ini kurang terawat.

“Saya dulu kalau keliling Kota Surabaya, jalan selalu kelihatan bersih, jarang ada kotoran. Tapi sekarang sering melihat kotoran di jalan, seperti kotoran plastik dan daun yang berguguran, dan jarang melihat tukang sapu yang bersiaga di lokasinya,”kata Warga Surabaya Timur ini.

Untuk itu, sebagai warga Surabaya, ia berharap Walikota Surabaya, Eri Cahyadi bisa melanjutkan apa yang dicapai Risma.

"Jadi Surabaya bakal semakin bersih dan indah, tanpa ada kotoran yang berserakan di jalanan kota yang berpredikat Kota Adipura ini,"pungkas Abidin.min

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …