Biaya Produksi Naik, PG Gempolkrep Genjot Target Giling 895 Ribu Ton

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
General Manager PG Gempolkrep Mojokerto, Edi Purnomo. SP/Dwi AS
General Manager PG Gempolkrep Mojokerto, Edi Purnomo. SP/Dwi AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pabrik Gula Gempolkrep Mojokerto menaikkan target giling tahun 2022 menjadi 895 ribu ton. Target tersebut naik sebesar 158 ribu ton jika dibandingkan tahun lalu.

General Manager PG Gempolkrep Mojokerto, Edi Purnomo mengatakan giling tahun 2021 kemarin terpenuhi sebesar 737 ribu ton tebu dari target 726 ribu ton. Angka itu tercapai dari 1200 petani dengan kisaran lahan seluas 12 ribu hektar yang tersebar di empat wilayah kerja PG Gempolkrep, yakni Kabupaten Mojokerto, Jombang, Gresik dan Lamongan.

"Alhamdulillah tahun kemarin kita bisa melebihi target yang ditetapkan, makanya tahun ini targetnya di genjot lagi menjadi 895 ribu ton tebu," ujarnya kepada Surabaya Pagi, Jumat (18/2/2022) sore.

Edi menyebut, kenaikan target ini diperlukan untuk mengimbangi kenaikan harga pupuk dan biaya operasional tenaga kerja guna eksistensi PG Gempolkrep.

"Karena ada kenaikan biaya pokok produksi seperti pupuk dan sejumlah bahan lainnya maka mau tidak mau target giling tebu harus kita naikkan sehingga kita tetap dapatkan keuntungan yang maksimal," ujarnya.

Pria hitam manis ini menambahkan, untuk memenuhi target tersebut, pihaknya telah menyiapkan sejumlah upaya. Diantaranya melakukan pendataan tebu secara optimal di 4 wilayah kerja PG Gempolkrep.

"Jadi petani yang tahun lalu belum masuk giling ke tempat kita atau sudah masuk tapi jumlahnya kurang maka saat ini kita coba dekati lagi melalui petugas-petugas yang tersebar di lapangan," ungkapnya.

Saat ini, lanjut Edi, jumlah petugas lapangan yang menjadi marketing PG Gempolkrep sebanyak 60 petugas yang tersebar di desa atau kecamatan.

"Petugas kita yang ada di lapangan Itu ada 9 wilayah, 9 petugas tanaman dibantu ada 60 petugas di masing-masing desa kecamatan. Mereka tugasnya untuk mendaftar areal tebu dan meyakinkan petani untuk memasukkan tebunya ke PG Gempolkrep," cetusnya.

Selain itu, ujar Edi, pihaknya juga akan mengakomodir tebu-tebu yang ada di luar wilayah kerja PG Gempolkrep. Misalkan mereka mengalami kesulitan giling di tempat asalnya, bisa diakomodir agar bisa giling di PG Gempolkrep.

"Kita bisa datangkan tenaga tebang, tambahan truk angkutan untuk bisa akomodir tebunya agar giling di tempat kita," ucapnya.

Masih kata Edi, saat ini PG Gempolkrep masih belum memasuki musim giling.

Rencananya, buka giling akan dilakukan tanggal 10 Mei 2022.

"Saat ini masih tahap maintanance mesin, yang rusak kita benahi dan yang perlu perawatan kita rawat. Sesuai jadwal tanggal 25 April nanti ada uji coba mesin secara penuh, jika tidak ada kendala maka tanggal 10 Mei kita sudah bisa terima tebu dari petani," pungkasnya. Dwi

Tag :

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…