15 Tahun Berdiri, TPS Pasar Turi Akhirnya Dihancurkan Petugas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Satpol PP Surabaya membongkar tempat penampungan sementara (TPS) Pasar Turi. (ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya)
Petugas Satpol PP Surabaya membongkar tempat penampungan sementara (TPS) Pasar Turi. (ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya)

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Petugas gabungan Satpol PP, BPBD, TNI dan Polri, sejak Senin (21/03/2022) kemarin, melakukan pembongkaran lokasi Tempat Penampungan Sementara (TPS) pedagang Pasar Turi.

Pembongkaran yang dilakukan oleh 1.400 personil gabungan, rencana akan selesai dalam seminggu ke depan. 

Lokasi pembongkaran kali ini terbilang cukup bersejarah. Karena pasca kebakaran pasar turi tahun 2007, para pedagang menempati TPS yang jaraknya tak jauh persis dari lokasi pasar selama kurang lebih 15 tahun.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan pembongkaran TPS dilakukan setelah seluruh barang dagangan milik 157 pedagang dipindahkan ke lokasi Pasar Turi Baru.

"Kami mengerahkan enam unit alat berat (backhoe) dan 20 truk pengangkut barang," kata Eddy.

Lebih lanjut Eddy menjelaskan, dalam proses penggusuran TPS, sempat ada perlawanan dari pedagang. Pasalnya, ada sebagian pedagang yang belum menerima kunci stan di Pasar Turi Baru.

Namun, masalah ini tidak sampai berkelanjutan dan telah ditemukan titik temu pada Minggu (20/3) sore.

Seluruh pedagang TPS kini bisa bernapas lega karena PT Gala Bumi Perkasa selaku investor sudah memberikan kunci stan Pasar Turi Baru sehingga pembongkaran bisa berjalan lancar dan kondusif.

"Minggu (20/3) malam itu baru oke, komunikasi soal kunci stan dengan 10 koordinator pedagang. Nanti pedagang yang mau mendapatkan kunci bisa ke lantai 5 Pasar Turi Baru dengan membawa beberapa persyaratan dokumen yang sudah ditentukan," kata Eddy.

Salah satu pedagang di TPS Pasar Turi Taufik bin Hawan mengatakan pihaknya sudah mendapatkan surat edaran soal pemindahan barang dagangan dari Pemkot Surabaya pada Sabtu (19/3) lalu.

"Katanya hari ini terakhir pindahan, kemudian dibongkar," ujar Taufik.

Pemindahan barang dagangan ini dinilai Taufik terlalu mepet waktunya karena untuk bisa tuntas memindahkan barang itu perlu waktu kurang lebih sepekan.

Di sisi lain, dia merasa senang karena sudah sejak lama menantikan untuk pindah ke stan Pasar Turi yang baru.

"Secara pribadi, kami menyambut baik dan saya siap pindah kapan pun karena kondisi di TPS ini sudah memprihatinkan. Semenjak kepemimpinan Pak Wali Kota (Eri Cahyadi) baru berani pindah," katanya. 

Berita Terbaru

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

SurabayaPagi, Gresik – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan b…

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Upaya pemerintah dalam memberantas praktik judi online (judol) terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kalangan…

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…