Pantau Kemacetan di Simpang Lima Keputih, Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti: Perlu Solusi Sistematik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Reni Astuti saat melakukan pemantauan kemacetan di Simpang Lima Keputih, Senin (6/6).
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Reni Astuti saat melakukan pemantauan kemacetan di Simpang Lima Keputih, Senin (6/6).

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kemacetan masih menjadi masalah yang krusial di Kota Pahlawan, segala upaya yang sudah dilakukan guna mengatasinya, mulai dari rekayasa lalin, penyediaan infrastruktur dan memaksimalkan transportasi massal. 

Seperti yang terjadi kemacetan di Simpang Lima Keputih, Pukul 07.00, Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Reni Astuti langsung melakukan pemantauan. 

Ia sengaja datang pagi hari untuk melihat kemacetan yang ada disana. Kendaraan motor berjejalan, klakson bersahutan, beberapa pengendara mencoba membelah kemacetan dengan menyisip diantara kendaraan lainnya.

“Wah, kalau soal macet, disini memang salah satu titik terparahnya. Apalagi di jam-jam sibuk, seperti pagi hari dan sore hari saat jam pulang kerja,” ujar Reni.

Hingga saat ini masih ada titik-titik kemacetan di Surabaya yang belum terurai. Hal itu menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkot dan perlu solusi sistematik.

Namun ada juga beberapa kemacetan di Kota Surabaya sudah mampu diuraikan oleh Pemkot. Contohnya, di Jalan Ahmad Yani yang kini dibangun frontage. Namun, di Simpang Lima Keputih masih menjadi permasalahan yang belum selesai. “Saya yakin bahwa jika semua pihak bersinergi, akan ada titik temu dari permasalahan ini,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi C Aning Rachmawati yang turut hadir dalam sidak tersebut optimis jika kerjasama yang baik antara pihak bakal menyelesaikan masalah kemacetan tersebut. Di Keputih, pihaknya bertemu langsung dengan stakeholder hingga Dinas Perhubungan. 

“Kami bersyukur karena titik terangnya sudah ada. Rekayasa lalu lintas yang dibuat oleh Dishub sudah cukup lengkap, tinggal dieksekusi,” ungkapnya lega. Pasalnya, kemacetan di Keputih sudah berlangsung sejak puluhan tahun. Banyak pula warga yang mengeluhkan hal tersebut.

Aning menambahkan, kedepan, di Keputih perlu dibuat bundaran agar kemacetan terurai. Terlebih, disana terdapat lima jalur dan volume kendaraan di jam-jam tertentu melebihi kapasitas. 

Hal itu dibenarkan oleh Indi, warga Keputih yang juga sekaligus menjabat sebagai ketua LPMK Keputih kecamatan Sukolilo. Kemacetan yang berlangsung puluhan tahun tersebut cukup meresahkan warga. Hal itu yang mendorong pihaknya dan difasilitasi Komisi C melakukan pertemuan dengan pihak terkait lainnya untuk memecahkan masalah tersebut. “Sudah ada pertemuan, semoga kedepan bisa diwujudkan dengan baik solusi-solusinya,” ungkapnya.

Dewan mendorong kemacetan tersebut bisa diselesaikan. Sebab, macet banyak memberikan dampak negatif bagi pengguna jalan. Selain perihal efisiensi waktu, macet juga mengakibatkan dampak psikologis. Seharusnya, pagi hari dimulai dengan penuh semangat. Namun, kemacetan membuat mood warga menjadi down. Terlebih, bagi pelajar dan pekerja. Hal itu dinilai Reni juga dapat mempengaruhi produktivitas. Alq

Berita Terbaru

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, memimpin langsung rapat evaluasi penting terkait percepatan pembangunan dapur…