Istri Penjual Nasi Goreng Terharu Terima JKM BPJamsostek dari Wali Kota Mojokerto

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Eni Nuryati (51), istri penjual nasi goreng di Jalan Empunala Kota Mojokerto tak kuasa menahan haru saat menerima santunan program Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp. 42 juta dari BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).

Pasalnya, santunan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat momen Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Mojokerto Ke-104 di Halaman Pemkot Mojokerto, Senin (20/6/2022).

Eni merupakan ahli waris dari Abdul Malik (54), penjual nasi goreng, penerima santunan dari jalur Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU).

Selain dirinya, masih ada 4 orang keluarga peserta BPJS Ketenagakerjaan yang juga menerima santunan serupa dari Wali Kota Ning Ita.

"Tidak menyangka bisa berdiri dihadapan Ibu Wali kota dan menerima santunan dari tangan beliaunya langsung saat perayaan HUT Kota Mojokerto," ujar Eni.

Ia mengatakan suaminya ikut kepesertaan BPJAMSOSTEK baru sekitar setahun lalu. Sebelum akhirnya penyakit jantung merenggut nyawa bapak dari anak-anaknya pada tanggal 6 Mei kemarin.

"Gak sakit dan gak ada keluhan apa-apa, tiba-tiba suami saya meninggal dunia, katanya serangan jantung," ujarnya.

Eni mengaku, ia dan suaminya tertarik ikut kepesertaan BPJamsostek lantaran iurannya tergolong ringan tapi manfaat yang didapatkan luar biasa.

"Saat itu ada petugas yang datang menawarkan ke tempat jualan kami, karena iurannya sangat murah akhirnya saya dan suami ikut gabung," cetusnya.

Masih kata Eni, ia mengapresiasi santunan jaminan kematian yang diberikan hari ini dan akan digunakan untuk biaya berkala.

"Dengan santunan ini saya mengucapkan terima kasih, dana santunan ini bisa digunakan untuk biaya selamatan dan lainnya. Kami tidak menyangka, ternyata program yang ditawarkan BPJS Ketenagakerjaan mempunyai banyak manfaat yang berarti bagi masyarakat kecil seperti saya," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengucapkan terima kasih atas santunan kematian yang diberikan oleh BPJAMSOSTEK kepada warganya.

Dirinya mendorong seluruh jajarannya untuk peduli terhadap jaminan sosial bagi pekerja di lingkungannya masing-masing.

Kepada anggota keluarga atau ahli waris yang telah menerima santunan klaim JKM, Ning Ita juga berpesan agar dimanfaatkan sebaik-baiknya. Misalnya diperuntukan bagi kegiatan usaha dan peluang lainnya, yang dapat menghidupi anggota keluarganya.

"Semoga mampu membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkannya," harapnya.

Terpisah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto, Zulkarnain Mahading mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya berlaku bagi pekerja formal, tapi juga pekerja informal.

Para pekerja informal itu, antara lain tukang ojek atau ojek online (ojol), sopir angkot, pedagang keliling, dokter, pengacara/advokat, dan lain-lain. Mereka bisa masuk dalam golongan Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU).

"Seluruh pekerja informal atau Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) dapat mendaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK)," ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan pekerja informal atau pekerja BPU yang dimaksud adalah pekerja yang melakukan kegiatan usaha ekonomi secara mandiri untuk memperoleh penghasilan dari kegiatan atau usahanya tersebut.

"Meliputi pemberi kerja, pekerja di luar hubungan kerja atau pekerja mandiri, dan pekerja yang tidak termasuk pekerja di luar hubungan kerja yang bukan menerima upah," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Tak Dibatasi Usia, Perkuat Silaturrahmi Antar Alumni SDN Kapanjin Sumenep

Tak Dibatasi Usia, Perkuat Silaturrahmi Antar Alumni SDN Kapanjin Sumenep

Minggu, 22 Mar 2026 20:33 WIB

Minggu, 22 Mar 2026 20:33 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Merajut benang historis kebersamaan para alumni SDN Kapanjin era 80-an, bertempat di Hotel Myze kab. Sumenep. Suasana berbahagia ini,…

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Marilah Kita Merajut Tali Persaudaraan untuk meraih kemenangan dan keberkahan di Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/tahun 2026…

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Lansia tewas  Karminem 60 warga Desa Krisik Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, di temukan tewas dalam …

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Program Mudik Gratis Angkutan Lebaran tahun 2026/1447 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tak…

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …