SURABAYA PAGI, Pasuruan -Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan berusaha menelusuri dugaan penyimpangan pengelolaan pupuk bersubsidi. Langkah awal, Kejari memanggil sejumlah pengurus dari empat kelompok tani yang berada di Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.
Kasi Intel Kejari Kabupaten Pasuruan, Jemmy Sandra menuturkan, pihaknya meminta keterangan pada sejumlah pengurus kelompok tani tersebut. "Kami mengorek informasi dari mereka untuk mengumpulkan bahan keterangan," ujar Jemmy kepada wartawan, Senin (04/07/22).
Jemmy tidak bisa memberi keterangan lebih banyak karena alasan penyelidikan, "Kami mohon teman-teman (wartawan) sabar, nanti akan kami beri informasi lebih lanjut," ucapnya.
Dugaan penyimpangan pengelolaan pupuk bersubsidi tersebut, bermula dari langkanya pupuk subsidi di pasaran. Sedangkan pupuk non subsidi Yang harganya jauh lebih mahal dari pupuk subsidi, tersedia banyak di pasaran.
Menurut informasi yang dihimpun media ini, kelangkaan pupuk bersubsidi terjadi sejak tahun 2019, 2020 lalu, hingga tahun 2021. Pada dinas pertanian dan Disperindag. ris
Editor :
Redaksi
Berita Terbaru
Kamis, 08 Okt 2026 11:25 WIB
Kamis, 08 Okt 2026 11:25 WIB
SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Salah satu strategis dalam membantu petani meningkatkan hasil panen sekaligus mendukung swasembada gula nasional, Pemerintah…
Kamis, 08 Okt 2026 11:19 WIB
Kamis, 08 Okt 2026 11:19 WIB
SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya dalam mencegah penularan penyakit super flu atau varian influenza A H3N2 subclade K, Dinas Kesehatan (Dinkes-PPKB)…
Kamis, 08 Okt 2026 10:56 WIB
Kamis, 08 Okt 2026 10:56 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memenuhi kebutuhan bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok (bapok) di tengah…
Kamis, 08 Okt 2026 10:41 WIB
Kamis, 08 Okt 2026 10:41 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Persidangan perkara perdagangan wire rope atau tali baja yang menjerat Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso U…
Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB
Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB
SURABAYAPAGI.com - Di tengah pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,72% pada triwulan II 2026[1], kebutuhan untuk mengelola kekayaan secara adaptif dan…
Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB
Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB
SURABAYAPAGI.com - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa sejumlah badan usaha milik…