Diduga Sambo Punya Dana Rp 800 M - Rp 1 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J Minta PPATK Turun Tangan Usut Rekening Mantan Kadiv Propam Polri

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta- Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mendapat informasi bahwa ada aliran dana yang mengalir di antara Sambo dan ajudannya. Jumlahnya mencapai Rp 800 miliar hingga Rp 1 triliun.

"Jadi jangan-jangan uang yang besar-besar ini yang informasinya Rp 800 juta-Rp 1 triliun perbulan, ini mengalir hingga jauh, kenapa semua lembaga negara ini tutup mata. jangan-jangan semua lembaga negara sudah tersandera mafia," kata Kamaruddin bernada tanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (15/8/2022).

Untuk itu, dia meminta PPATK turun tangan menyelidiki aliran dana itu. Diduga, dana tersebut telah mengalir ke sejumlah lembaga lainnya. "Periksa semua rekening ajudan itu, libatkan PPATK, PPATK-lah yang bisa mengungkap itu. Berapa ember uang di rekening-rekening ajudan itu dan ke mana aliran dan darimana aliran itu mengalir," terangnya.

"Makanya harus kita selamatkan lembaga-lembaga ini dari mafia. terutama Polri kita selamatkan dari serangan mafia. Ditanya itu kenapa gak dilibatkan PPATK, menelusuri uang judi online, narkoba sabu-sabu sama minuman keras," ungkap Simanjuntak.

Pengacara Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak mempertanyakan belum ada keterlibatan PPATK dalam kasus kematian kliennya. Sebab diduga, ada aliran dana yang mengalir di antara Irjen Ferdy Sambo dan ajudannya.

"Terus kenapa ini istana tidak mengeluarkan instruksi atau membentuk tim penyidik independen koneksitas. Kenapa tidak melibatkan PPATK, apa ada kekhawatiran tentang aliran uang sampai jauh gitu," ujar Kamaruddin.

 

Sejumlah Dugaan Pemicu Pembunuhan

Sebelumnya, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan, punya sejumlah dugaan pemicu pembunuhan terhadap Yosua. Salah satunya soal bisnis."Mengetahui bisnis gelap, ya diduga begitu. Bisnis gelap, ya bisnis haram-haram," ujar Kamaruddin saat dikonfirmasi, Rabu (10/8/2022).

Namun, Kamaruddin tidak menjelaskan bisnis apa yang dimaksud. Dia juga hanya menyebut bisnis ini berkaitan dengan atasan-atasan dari Yosua. Lagi-lagi, Kamaruddin tak mau menyebutkan siapa sosoknya. "(Yang terlibat) Ya bos-bosnya itulah. Ada dugaan unsur wanita, ada dugaan bisnis haram," ujar Kamaruddin.

Saat ini Irjen Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia bersama Bharada E alias Richard Eliezer, Bripka RR alias Ricky Rizal, KM alias Kuat Ma'ruf.

Ferdy Sambo disebut telah memerintah Bharada E untuk melakukan penembakan terhadap Yosua. Dia juga menskenario peristiwa tersebut seolah-olah terjadi baku tembak. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyalahgunaan identitas untuk pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Pemprov…

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…