Tinggal Sentuhan Terakhir, Wisata Pecinan Kya-Kya Bakal Dibuka Pekan Ini

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pecinan Kya-Kya di Jalan Kembang Jepun Surabaya
Pecinan Kya-Kya di Jalan Kembang Jepun Surabaya

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan segera membuka wisata pecinan Kya-kya Surabaya pada pekan ini. Wisata tersebut tinggal dilakukan beberapa sentuhan terakhir saja.

Hal itu diungkapkan oleh Kabid Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya Iman Kristian.

Rencananya, destinasi wisata pecinan Kya-kya akan dibuka mulai Jalan Kembang Jepun hingga menuju arah selatan ke perempatan Jalan Slompretan - Jalan Songoyudan atau sepanjang 250 meter untuk tahap pertama.

“Rencananya destinasi wisata pecinan Kya-Kya dibuka pada pekan ini. Bisa dibuka pada Sabtu malam. Pembukaan di tahap awal sampai Jalan Slompretan, nanti kita evaluasi sambil jalan," kata Iman melalui keterangan tertulis, Selasa (6/9/2022).

Iman menyebut konsep penataan destinasi wisata Kya-Kya hampir sama dengan Tunjungan Romansa, di mana pemkot melakukan penataan kawasan itu mulai dari pedestrian hingga penambahan fasilitas penunjang, seperti tempat duduk bagi pengunjung.

"Kami ingin yang ada di Jalan Tunjungan bisa diaplikasikan di Kya-Kya. Harapannya kawasan kota lama ini hidupnya lebih lama, karena kalau sekarang kan pukul 18.00 WIB sudah sepi," tutur Iman.

Selain itu, Pemkot juga akan menambah ornamen seperti lampion. Ornamen tersebut lebih kekinian dan berkonsep pecinan.

"Kalau ornamen yang ditambahkan seperti chinatown, kekinian. Ada beberapa spot juga yang kami mural dengan tematiknya china peranakan, tetapi konsepnya lebih modern, Lampion dan umbul-umbul juga akan ditambahkan," pungkas Iman.

Sekarang ini, Iman menambahkan, pihaknya tengah memprioritaskan penataan pedestrian di Jalan Kembang Jepun. Pada tahun 2023, rencananya pedestrian di kawasan tersebut juga dilebarkan.

"Mungkin tahun depan kami lebarkan pedestrian agar kawasan Kya-Kya bisa lebih hidup seperti di Jalan Tunjungan," tutrnya.

Pemkot juga bakal menertibkan sejumlah bangunan liar untuk mempercantik kawasan Jalan Kembang Jepun. Setelah ditertibkan, nantinya digunakan untuk sejumlah spot atau fasilitas penunjang.

Sementara itu, Kepala Dinas UMKM dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya Fauzie Mustaqiem Yos menambahkan, bahwa untuk tahap awal, opening wisata pecinan kya-kya akan melibatkan sekitar 66 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Tentunya UMKM yang terlibat lebih banyak menghadirkan kuliner khas pecinan.

"UMKM nanti berasal dari wilayah setempat atau Kecamatan Pabean Cantian. Mungkin konsepnya nanti kita buat tempat duduk (stand) UMKMnya bersilang," ujarnya.

Dalam kesempatan sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya, Wiwik Widayati mengatakan bahwa wisata kawasan pecinan ini nantinya akan diintegrasikan dengan wisata perahu Kalimas.

Dermaga wisata akan diletakkan di Kawasan Peneleh. Dengan begitu, pengunjung yang naik perahu dari Monumen Kapal Selam atau dari Taman Prestasi bisa langsung menikmati indahnya malam di kawasan Pecinan sambil menikmati chinese food.

"Jadi mulai alun-alun, menuju ke mana gitu. Kalau mau diterusin, itu nanti ada juga yang di peneleh, pandaian dan sebagainya," tandas Wiwik. sb

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…