Karangan Bunga Dukung Kejaksaan Laporkan Alvin Liem Dinilai Pengamat Hukum Hanya Cari Sensasi Murahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Karangan bunga para kepala OPD sebagai bentuk dukungan kepada kejaksaan melaporkan Alvin Liem ke kepolisian, berjejer di depan Kejari Gresik. SP/Grs
Karangan bunga para kepala OPD sebagai bentuk dukungan kepada kejaksaan melaporkan Alvin Liem ke kepolisian, berjejer di depan Kejari Gresik. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Ahli hukum asal Surabaya I Wayan Titip Sulaksana mengkritik keras para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gresik yang ikut-ikutan mengirim karangan bunga ucapan dukungan kepada Kejaksaan Agung RI dalam melawan advokat "pemberani" Alvin Liem.

Puluhan karangan bunga ucapan itu dipasang berjejer di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Gresik Jalan Raya Permata Bunder Asri. Terlihat mencolok. Isi ucapannya seragam:  "Sangat mendukung Kejaksaan RI untuk menyikapi secara tegas ucapan Alvin Liem di media sosial yang sudah mendegradasi dan merendahkan marwah institusi kejaksaan.

Pemasangan karangan bunga dimaksudkan sebagai bentuk dukungan atas pelaporan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan UU ITE yang dilakukan oleh Alvin Liem melalui konten video yang diunggah di Youtube. Dalam unggahannya Alvin menuding Kejaksaan sebagai Sarang Mafia.

Mobilisasi pemberian dukungan yang dilakukan para kepala OPD di Gresik terhadap institusi kejaksaan itu sangat disayangkan oleh Wayan Titip Sulaksana.

"Mereka (kepala OPD, red) itu mencari sensasi murahan," tuding Wayan melalui pesan WhatsApp kepada awak media, Selasa (27/9/2022).

Menurut Wayan, kalau para jaksa merasa bukan bagian dari mafia, ya mereka saja yang melaporkan tidak perlu ada mobilisasi dukungan dari ormas, apalagi dari kalangan OPD. 

Terkait mobilisasi pemasangan karangan bunga dukungan kepada korps Adhyaksa itu diakui oleh seorang kepala dinas dan camat. "Memang ada perintah pembuatan karangan bunga di grup wa," ungkap seorang kepala dinas tanpa mau menyebut siapa pejabat yang mengeluarkan perintah pembuatan karangan bunga.

Sementara Kajari Gresik yang dikonfirmasi melalui Kasi Intelijen Deni Niswansyah belum memberi tanggapan ketika dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…