Kejahatan Narkotika di Jatim Paling Banyak Dilaporkan pada 2021

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Berdasarkan data dari Polres/Polresta dan Polrestabes di Jawa Timur pada Tahun 2021, terdapat sejumlah 33.963 perkara dari 22 jenis tindak kejahatan yang dilaporkan. Dari jumlah itu ada 12 jenis kejahatan yang memiliki persentase paling banyak dilaporkan. 

Data ini melansir publikasi data Statistik Politik dan Keamanan Badan Pusat Statistik Jawa Timur (BPS Jatim) tahun 2021 pada tanggal 5 Oktober 2022.

Pada publikasi data tersebut, tercatat kejahatan Narkotika dan Psikotropika adalah jenis kejahatan yang paling banyak dilaporkan dengan jumlah sebanyak 6.855 perkara terlapor (20,18%). Sementara jenis kejahatan yang persentasenya di bawah 1%, laporannya sebanyak 7 jenis kejahatan.

Terkait data ini, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur, Brigjen Pol Mohamad Aris Purnomo, saat dikonfirmasi melalui humas BNNP, menyampaikan, bahwa angka pengungkapan kasus narkoba dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah petugas penegakan yang kinerjanya cukup baik di Jatim sehingga tindakan pengungkapan kasus juga tinggi. 

Dijelaskannya, ada beberapa indikator yang mempengaruhi kejahatan narkotika. Sebagai contoh bila tolok ukurnya adalah prevalensi maka sudut pandang yang digunakan juga cukup banyak.

"Sebagai contoh, dari hasil penelitian LIPI tahun 2019 terkait survei prevelensi penyalahgunaan narkoba, hasilnya kita berada di urutan nomor 7," ujarnya.

Pada peringkat 7 tersebut, tercatat untuk kategori pernah pakai di Jatim angka prevalensinya 2,50 persen dengan jumlah terpapar 1.038.953. Sedangkan untuk kategori setahun pakai, tercatat angka prevelansinya sebesar 1,30 persen dengan angka terpapar sebanyak 554.108.

Lebih lanjut dikatakannya, berbagai upaya digalakkan oleh BNNP Jatim dalam memerangi narkoba, mulai dari upaya pencegahan yang bersinergi dengan berbagai lapisan masyarakat seperti tokoh agama dan tokoh masyarakat, beserta instansi terkait.

Sedangkan dalam upaya pemberantasan, BNN bersinergi lintas sektor antara lain Polda, Lapas, dan isntansi samping lainnya seperti dalam upaya operasi bersama.

Sementara itu, Kepala BPS Jatim, Dadang Hardiwan, dalam laporan statistiknya menjelaskan, jumlah orang yang terlibat tindak kejahatan tidak selalu berbanding lurus dengan jumlah perkara tindak kejahatan.  

Ini artinya, bisa saja dalam perkara tindak kejahatan, orang yang terlibat di dalamnya lebih dari satu orang atau sebaliknya, satu pelaku melakukan lebih dari satu tindak kejahatan. Bagian ini akan melihat gambaran situasi dan perkembangan kejadian kejahatan yang dialami oleh masyarakat berdasarkan jenis kejadian kejahatan. 

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…