Tingkatkan Produktivitas, Wakil DPRD Surabaya AH Thony Dorong Ada Penambahan Kewenangan RPH Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony saat melakukan sidak ke RPH
Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony saat melakukan sidak ke RPH

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Hidup segan matipun tak mau, mungkin peribahasa itu yang tepat untuk menggambarkan kondisi Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya. Kondisi ini disebabkan banyaknya problem yang harus dihadapkan oleh RPH Surabaya. 

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya AH. Thony menilai kondisi RPH saat ini hanya mampu bertahan hidup saja tidak bisa berkembang seperti fungsinya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dapat menjadi pencetak uang untuk Pemerintah Kota Surabaya untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Surabaya. 

"Saya melihat RPH Surabaya sekarang ini hanya diberi kesempatan untuk hidupnya, seperti orang sakit yang bisa berbaring ditempat tidur, kembang-kempes tidak bisa berbuat banyak," ungkap Wakil Ketua DPRD Surabaya AH. Thony di ruang kerjanya, Jumat, (7/10). 

Hal itu, menurut AH. Thony sejauh ini RPH Surabaya tidak diberikan keleluasaan untuk mengeksplorasi peran yang lebih luas. Dimana ruang gerak atau peran RPH masih dibatasi oleh Perda sehingga keberadaan inovasinya sangat rendah. 

"Kemudian modal dari pada RPH sangat kecil. Dan pendapat selama ini hanya dari distribusi pelayanan pemotongan," katanya. 

Maka dari itu, pihaknya juga akan mendoro ada penambahan penyertaan modal untuk meningkatkan produktivitas RPH Surabaya. Selain itu, lanjut AH. Thony untuk peningkatan dan pengembangan RPH Surabaya AH. Thony mendorong kewenangan RPH harus ini ditambah dan SDM (Sumber Daya Manusia) pun harus ditingkatkan, sebab Ia melihat SDM RPH Surabaya terbatas dan tidak memiliki komponen yang lengkap. 

"Manajemen tataniaga daging juga belum ada. Sebetulnya RPH adalah BUMD yang berfungsi sebagai penjaga ketercukupan kebutuhan masyarakat akan daging. Mulai dari penyertaan heman, jasa potong hingga pendistribusian daging yang beredar di Surabaya," terang AH. Thony. 

Menurut AH. Thony RPH tidak bisa sendiri, memang perlu ada pemikiran yang komprehensif dan kepedulian dari instansi-instansi lain seperti Dinas Pertanian untuk menjaga stabilitas kebutuhan hewan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) saat usai pemotongan limbahnya dapat dikelola dengan baik dan tidak mencemari lingkungan. "Kemudian hasilnya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan kebutuhan pemupukan taman-taman kota," katanya.

Sementara PD Pasar difungsikan untuk distribusi, karena ada kerjasama dengan PD Pasar konsekuensinya RPH harus mempunyai Depo daging yang tugasnya mendistribusikan daging. Dan juga harus bekerja sama dengan dinas koperasi yang dapat mengelola bahan olahnya seperti olahan pentol dan kulit sapi yang bisa dibuat bahan kerajinan. 

"Dari situ kita bisa mengkalkulasikan setiap kebutuhan untuk mebangun atau memberikan kontruksi siklus mata rantai kebutuhan daging masyarakat," pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Sah, dr Rizal Octavian Jabat Ketua DPC Gerindra Kabupaten Mojokerto

Sah, dr Rizal Octavian Jabat Ketua DPC Gerindra Kabupaten Mojokerto

Senin, 28 Sep 2026 20:31 WIB

Senin, 28 Sep 2026 20:31 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Muhammad Rizal Octavian atau dr Rizal resmi mengemban amanah baru sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra …

Penuhi Tuntutan Demonstran, Pemkab Jember Resmi Balik Arus Lalu Lintas di Jalan Samanhudi

Penuhi Tuntutan Demonstran, Pemkab Jember Resmi Balik Arus Lalu Lintas di Jalan Samanhudi

Senin, 28 Sep 2026 20:09 WIB

Senin, 28 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI com, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember resmi mengubah arah arus lalu lintas di kawasan Jalan Samanhudi, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates,…

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Setelah 7 tahun kehilangan predikat Wistara pada penilaian Kabupaten Kota Sehat (KKS). Pemerintah Kabupaten Ponorogo tampaknya mulai…

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjadi salah satu pemerintah daerah yang turut bekerja keras mengawal, dan dianggap berjasa dalam memajukan ekonomi syariah di…

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Isu Sesar Surabaya dan Sesar Waru yang kembali menjadi perhatian publik mendapat respons dari DPRD Kota Surabaya. Di tengah…

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda mengajak masyarakat lebih selektif dalam…