SURABAYAPAGI, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Tokopedia berupaya untuk memajukan perekonomian Jawa Timur dan membantu para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam hal distribusi produk ke dalam maupun ke luar Jawa Timur.
Upaya ini dilakukan salah satunya dengan meresmikan Jaringan Gudang Pintar Dilayani Tokopedia Jawa Timur yang berlokasi di Gudang Pintar Tokopedia Jawa Timur, Tambak Osowilangun, Surabaya, Kamis (20/10).
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap ekonomi Jawa Timur bisa tumbuh inklusif sehingga mengurangi tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran.
“Partnership antara Pemerintah dan Tokopedia seperti ini memang harus kita bangun, salah satunya untuk penguatan sektor perdagangan. Pendampingan UMKM juga harus diperkuat dan ditumbuhkembangkan dengan lebih strategis. Semoga segala ikhtiar kita berseiring dengan optimisme untuk pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat," terang Gubernur Khofifah.
Ia pun menerangkan, setiap pertumbuhan ekonomi akan memberikan signifikansi terhadap penurunan kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka.
“Pada periode Maret 2021-2022 secara year on year, penurunan kemiskinan di Jatim tertinggi turunnya di antara seluruh provinsi di Indonesia. Jadi secara nasional, kita mengalami penurunan kemiskinan 28 persen lebih. Kerja sama ini akan menjadi bagian dari penguatan itu,” imbuhnya.
Selain itu, Gubernur Khofifah pun menggarisbawahi peranan penting sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah UMKM terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim. Pasalnya di tahun 2021, kontribusi UMKM sebesar 57,81% terhadap PDRB Jatim.
Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah, Tokopedia, Astri Wahyuni, menerangkan bahwa Gudang Pintar Dilayani Tokopedia di Jawa Timur seluas 15.000 m2 ini merupakan Gudang Pintar terbesar di Jawa Timur yang dimiliki oleh Tokopedia.
Gudang ini mampu melayani lebih kurang 200ribu transaksi setiap hari dan menampung 3juta produk. “Ada sekitar 750 pekerja Jawa Timur dengan kontribusi pekerja perempuan sebesar 40 persen,” katanya.
Turut hadir mendampingi Gubernur Jatim antara lain Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jatim, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jatim, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jatim, dan Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jatim.
Editor : Mariana Setiawati