Perbaikan Darurat Jembatan Jetis Mojokerto Tunggu Kajian DPUPR

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jembatan ambrol di Dusun Kanigoro, Desa Bleberan, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. 
Jembatan ambrol di Dusun Kanigoro, Desa Bleberan, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. 

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Penanganan darurat dibutuhkan untuk memperbaiki jembatan ambrol yang memutus akses jalan penghubung di Dusun Kanigoro, Desa Bleberan, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Ambrolnya jembatan dengan panjang enam meter x dua meter itu sangat berdampak, jalan penunjang perekonomian putus dan mengganggu mobilitas masyarakat setempat.

Jembatan rusak tidak bisa dilewati kendaraan sehingga warga dan petani harus memutar jauh sekitar tujuh kilometer menuju ke ladang maupun ke Dusun Legundi dan Dusun Sempu.

Sekretaris Desa Bleberan, Suyatno mengatakan warga berharap segera ada perhatian khusus dari Pemerintah Daerah terkait penanganan sementara atau darurat di jembatan tersebut.

"Harapan kami ya segera ada penanganan  karena warga disini harus memutar jauh melewati jalan alternatif," ungkapnya.

Ia mengatakan jembatan yang dibangun melalui program PNPM tahun 2010 itu kondisinya memang sudah lapuk. Sehingga diperlukan rehabilitasi jembatan apalagi di bawah jembatan ada aliran sungai cukup deras.

"Belum pernah direhab sejak dibangun kalau dibiarkan kerusakan bisa merembet apalagi debit sungai mulai naik," ucapnya.

Camat Jatirejo, Harfendy Setiyapraja mengatakan pihaknya tidak bisa berbuat banyak lantaran jembatan ini merupakan aset Desa Bleberan.

"Status jembatan adalah kewenangan desa, yang perlu menjadi catatan itu adalah jembatan dan jalannya desa jadi kewenangan perbaikan adanya di Pemerintah Desa," jelasnya.

Ia mengungkapkan perbaikan jembatan akan diusulkan menggunakan dana BK Desa Tahun 2023. 

Sedangkan, opsi lain perbaikan jembatan dapat menggunakan dana darurat bencana dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) itupun atas persetujuan dan kewenangan dari Bupati Mojokerto.

"Kita buatkan laporan dan permohonan kemungkinan nanti (Perbaikan) melalui dana BK Desa," bebernya.

Menurut dia, perbaikan darurat atau sementara bisa dilakukan namun tetap sesuai mekanisme yakni menunggu hasil kajian dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terkait kelayakan infrastruktur jembatan.

Jika dinilai tidak layak dilewati kendaraan maka harus menunggu perbaikan permanen.

"Kita menunggu kajian dari PU (Jembatan) bisa dilewati apa tidak kalau PU sudah tidak berani merekomendasikan berarti ya roda dua maupun lebih ya tidak boleh lewat," kata Harfendy.

Saat ini masih belum dilakukan penanganan darurat di jembatan tersebut.

Warga memasang bambu dan karung sebagai penanda jalan ditutup tidak bisa dilewati kendaraan.

"Penanganan hanya sebatas penghalauan supaya orang tidak melintas karena kita masih menunggu rekomendasi untuk penanganan darurat dari PU," pungkasnya.

Seperti yang diketahui, sebuah jembatan ambrol hingga memutus akses jalan di Dusun Kanigoro, Desa Bleberan, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Akibatnya, jembatan penghubung antar Dusun Kanigoro- Dusun Legundi dan Dusun Sempu luasnya sekitar 6 meter x dua meter tersebut kini tidak bisa dilewati kendaraan. 

Tampak lubang menganga sekitar 2 meter x satu meter di tepi jembatan. Warga memasang bambu dan karung sebagai tanda jembatan ditutup tidak bisa dilewati.

Dari informasi yang dihimpun, jembatan ambrol terjadi pada, Sabtu (12/11) sekitar pukul 18.00 WIB

Penyebab jembatan ambrol diduga akibat pondasi tergerus aliran sungai Jabung dan diperparah truk muatan pakan ternak yang melewati jembatan tersebut. Dwi

Berita Terbaru

Bayan Peduli Perkuat Ekosistem Sepak Bola Putri Lewat MilkLife Soccer Challenge di Kalimantan

Bayan Peduli Perkuat Ekosistem Sepak Bola Putri Lewat MilkLife Soccer Challenge di Kalimantan

Selasa, 20 Jan 2026 16:52 WIB

Selasa, 20 Jan 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Bayan Peduli menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge (MLSC) 2025–2026 Seri 2 yang untuk pertama kal…

1.116 PPPK Paruh Waktu Kota Mojokerto Ikuti Pembekalan Tahun 2026

1.116 PPPK Paruh Waktu Kota Mojokerto Ikuti Pembekalan Tahun 2026

Selasa, 20 Jan 2026 16:46 WIB

Selasa, 20 Jan 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 1.116 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto mendapatkan…

Diterjang Luapan Sungai, Tiga Jembatan Antar Desa di Ponorogo Ambrol

Diterjang Luapan Sungai, Tiga Jembatan Antar Desa di Ponorogo Ambrol

Selasa, 20 Jan 2026 15:14 WIB

Selasa, 20 Jan 2026 15:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Imbas diterjang hujan deras hingga luapan air sungai yang melintas di Desa Grogol menyebabkan tiga pondasi jembatan penghubung…

BRIN Lakukan Pemetaan Lapisan Karst, Pacitan Masuk Zona Rawan Sinkhole

BRIN Lakukan Pemetaan Lapisan Karst, Pacitan Masuk Zona Rawan Sinkhole

Selasa, 20 Jan 2026 13:00 WIB

Selasa, 20 Jan 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Baru-baru ini wilayah Indonesia dikabarkan dengan banyaknya rawan mengalami sinkhole atau lubang runtuhan tanah, terutama di…

Pasca Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Wakil Wali Kota dan Sekda Tak Terlihat di Balai Kota 

Pasca Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Wakil Wali Kota dan Sekda Tak Terlihat di Balai Kota 

Selasa, 20 Jan 2026 12:59 WIB

Selasa, 20 Jan 2026 12:59 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Suasana tegang masih terasa di lingkungan Balai Kota Madiun pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang m…

Diguyur Hujan Deras: Sungai Moropelang Meluap, Rendam Puluhan Rumah dan Ruas Jalan

Diguyur Hujan Deras: Sungai Moropelang Meluap, Rendam Puluhan Rumah dan Ruas Jalan

Selasa, 20 Jan 2026 12:23 WIB

Selasa, 20 Jan 2026 12:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Babat kembali memicu banjir. Kali ini sungai Moropelang meluap dan merendam puluhan r…