Penelitian: Diet Vegan Ekstrem Bisa Sebabkan Gangguan Kesehatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Diet vegan kian populer selama bertahun-tahun, terutama di kalangan orang yang ingin meningkatkan kesehatan. Namun, amankah jika diet ini dilakukan secara ekstrim?

Dosen Senior di Nutrition, Food, and Health Sciences, Teesside University, Laura Brown, mengakui semakin banyak bukti menunjukkan pola makan nabati (termasuk pola makan vegan) dapat memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Diet ini juga telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung bersamaan dengan penurunan berat badan dan kadar kolesterol.

"Beberapa orang melakukan pola makan vegan secara ekstrem, memilih hanya makan makanan nabati mentah yang dapat dikonsumsi tanpa dimasak apa pun," katanya.

Dilansir dari laman Science Alert, penelitian menunjukkan pola makan vegan jika diikuti untuk waktu yang lama, dapat menyebabkan lebih banyak kerugian daripada kebaikan. Berikut beberapa ulasannya.

 Meskipun beberapa sayuran mungkin kehilangan nutrisi selama memasak, yang lain memiliki kandungan nutrisi yang lebih besar saat dimasak. Hal ini karena beberapa nutrisi terikat di dalam dinding sel sayuran. 

Memasak memecah dinding sel, memungkinkan nutrisi dilepaskan dan lebih mudah diserap oleh tubuh. Misalnya, saat bayam dimasak, tubuh akan lebih mudah menyerap kalsium yang dikandungnya.

 Pola makan vegan mentah cenderung kekurangan banyak vitamin dan mineral penting, yaitu vitamin B12 dan D, selenium, seng, zat besi, dan dua jenis asam lemak omega-3. Banyak makanan yang mengandung vitamin dan mineral tingkat tinggi ini berasal dari hewan, seperti daging dan telur.

Semua vitamin ini memainkan peran kunci dalam struktur, pengembangan, dan produksi sel-sel otak dan saraf, di samping mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat. Perhatian khusus adalah kadar vitamin B12. Sebuah studi pada orang-orang yang mengikuti diet makanan mentah yang ketat menemukan bahwa 38 persen peserta kekurangan vitamin B12.

Hal ini memprihatinkan, terutama mengingat kekurangan vitamin B12 dikaitkan dengan berbagai masalah, termasuk penyakit kuning, sariawan, masalah penglihatan, depresi , dan perubahan suasana hati lainnya.

Studi yang sama juga menemukan bahwa pola makan vegan mentah yang ketat meningkatkan kadar homosistein (asam amino yang dipecah oleh vitamin B12) karena kekurangan B12. Ini menjadi perhatian karena peningkatan kadar homosistein berpotensi meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan stroke.

 Dan juga, Jika tidak direncanakan dengan benar, pola makan vegan mentah dapat menyebabkan penurunan berat badan yang tidak disengaja jika Anda tidak mengonsumsi jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh Anda untuk berfungsi. Hal ini terutama mengkhawatirkan bagi wanita muda.

Para peneliti telah menemukan 30 persen wanita di bawah 45 tahun yang mengikuti diet makanan mentah selama lebih dari tiga tahun mengalami amenore parsial (tidak menstruasi). Amenore dapat menyebabkan infertilitas, serta berkurangnya kepadatan mineral tulang dan osteoporosis.hlt/vgn

 

Berita Terbaru

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Empat suporter PSS Sleman tewas setelah minibus yang mereka tumpangi menabrak truk tronton di KM 616+200 jalur A Tol Nga…

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar — Kabupaten Ponorogo membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah di Jawa Timur untuk memperkuat jejaring kota kreatif. Upaya ini …

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Kuasa hukum Agus, H. Muhammad Siddik meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri,…

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah dinyatakan sembuh. Fasilitas Liponsos Sidoarjo bakal…

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Upaya membangun kepedulian terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui pendekatan k…

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan Green A…