Dorong Motor Curian, Pelaku Curanmor Diamankan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Maulana Akbar (24 ) warga jalan Krembangan Jaya Selatan II- D Nomor 11 Surabaya harus merasakan dinginnya jeruji besi setelah diamankan Tim Anti Bandit Polsek Simokerto. Pelaku curanmor itu diamankan saat melintas di jalan Kapasan Surabaya pada Selasa (6/12) pukul 22:30 Wib.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku tidak sendiri. Pelaku dibantu oleh 2 orang temannya berinisial FS dan SF yang kini masih dalam pengejaran petugas.

Kanit Reskrim Polsek Simokerto IPDA Hadi mengatakan, penangkapan pelaku berawal saat tim opsnal melaksanakan patroli di Jalan Kapasan melihat 3 orang mengendarai sepeda motor.

Tersangka Maulana bersama FS berboncengan mengendarai sepeda motor NMax warna hitam. Sedangkan SF mengendarai sepeda motor Honda Scoopy didorong oleh kedua rekannya.

Karena curiga, petugas menghentikan ketiga orang tersebut. Pada saat dihentikan tersangka Maulana yang mengendarai sepeda motor NMax berhasil diamankan.

Sedangkan dua orang temannya yakni SF dan  FS berhasil melarikan diri.

Tersangka Maulana kemudian dibawa ke Mapolsek Simokerto untuk menjalani pemeriksaan.

“Hasil interogasi diperoleh keterangan bahwa dia mengaku hanya dimintai tolong oleh FS dan SF untuk menjual motor Scoopy tersebut ke Madura," ujar  IPTU Hadi Ismanto dihadapan awak media wartawan harian Surabaya Pagi, Jum'at (09/12/2022).

Hadi menambahkan, untuk memastikan kebenaran atas pengakuan pelaku, petugas mengecek nopol dan nomor rangka sepeda motor tersebut sehingga diketahui kendaraan itu atas nama Slamet warga jalan Sememi Baru 8/34 Surabaya.

Saat kita cek ke alamat tersebut, ternyata benar sepeda motor tersebut milik korban yang baru saja hilang pada hari Selasa 06 Des 2022, sekitar pukul 20.30 Wib.

Korban juga menunjukkan rekaman CCTV dan terlihat jelas saat itu pelaku sebanyak 2 orang berboncengan mengendarai sepeda motor Nmax dengan ciri - ciri  menggunakan helm coklat memakai jaket warna hitam celana panjang warna hitam dan sandal jepit warna kuning.

Sementara yang di belakang menggunakan baju warna hitam memakai celana panjang warna putih dan menggunakan topi," jelas Hadi.

Korban kemudian diajak ke Polsek Simokerto dengan membawa surat dokumen kendaraan untuk mengecek apakah benar motor tersebut milik korban.

Setelah dilakukan pengecekan memang benar kendaraan itu milik korban dan baru saja hilang. Selanjutnya korban membuat laporan polisi (LP) di Polsek Simokerto Surabaya.

Setelah dilakukan pendalaman tersangka Maulana mengaku dirinya yang melakukan pencurian bersama FS.

Para pelaku mempunyai peran yang berbeda. Tersangka Maulana bertindak sebagai joki. Sedangkan FS bertindak sebagai eksekutor. 

Modusnya tersangka mengambil sepeda motor yang lupa dikunci stir oleh pemiliknya, kemudian dibawa kabur dengan didorong menggunakan sepeda motor N max.

Sepeda motor hasil curian itu rencananya akan dijual ke Madura, namun berhasil digagalkan oleh petugas. 

Dihadapan penyidik, tersangka mengaku baru sekali ini melakukan pencurian sepeda motor karena diajak F.

Dari tangan pelaku kita amankan barang bukti ( BB) 1 unit sepeda motor Scoopy warna putih Nopol L  -6172 - ZK, 1 buah flashdisk berisi rekaman CCTV, 1 buah helm warna coklat merek RIZ.

“Akibat perbuatannya, tersangka terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan (curat)," pungkasnya. Ari

Berita Terbaru

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis untuk mengajak generasi muda lebih aktif bergerak sekaligus mencintai lingkungan, Pemerintah Kota…

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebanyak 500 lebih kepala keluarga (KK) di Tulungagung mengalami krisis air memasuki musim kemarau. Ratusan KK tersebut berada…

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pengadilan Agama (PA) Kota Malang mencatat ada puluhan anak di Kota Batu yang belum bekerja mengajukan dispensasi atau nikah muda.…

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pada musim tanam 2026, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, menyebutkan luas tanam…

Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 11:46 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka untuk mendukung program prioritas melalui perubahan dokumen perencanaan dan penganggaran tahun 2026, Pemerintah…

Gulirkan Kasus Kekerdilan, Dinkes Magetan Sukses Terapkan Aksi Cegah Stunting

Gulirkan Kasus Kekerdilan, Dinkes Magetan Sukses Terapkan Aksi Cegah Stunting

Rabu, 22 Jul 2026 11:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menggulirkan kasus kekerdilan anak, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan menggencarkan Program Aksi Cegah Stunting (ACS)…