Pondok Rehabilitasi Narkoba Terbakar

Dibakar Santrinya Sendiri, Gara-gara Rindu Anak dan Istri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota DPKP surabaya saat berusaha memadamkan api kebakaran. SP/Ariandi
Anggota DPKP surabaya saat berusaha memadamkan api kebakaran. SP/Ariandi

i

Disaat para penjaga menonton sepakbola perebutan juara ketiga Piala Dunia 2022, dua bangunan milik Yayasan PP Inabah, Pondok Rehabilitasi Narkoba yang bertempat di Jalan Raya Semampir No 43 - 47 Surabaya, Minggu (18/12/2022) dini hari, habis dilalap api. Ternyata kebakaran ini diduga dibakar oleh santrinya sendiri, yang diketahui sedang depresi. Kok bisa?

 

===

SURABAYA, Ariandi & Moch. Ilham

===

 

Rumah yang terbakar tersebut diketahui pondok pesantren rehabilitasi pecandu narkoba yang bernama Yayasan PP Inabah dan rumah sekaligus toko pakan ternak milik warga yang bernama Wicaksono.

Kebakaran tersebut terjadi usai penjaga keamanan lengah lantaran menonton perebutan juara 3 Piala Dunia 2022 antara Kroasia melawan Maroko. Berdasarkan informasi yang dihimpun, api yang membakar bagian belakang pondok langsung membesar dan membakar sejumlah kamar yang berada di lantai 2.

Selain membakar bangunan di lantai 2 serta bagian belakang pondok, api juga menghanguskan bagian belakang rumah sekaligus toko pakan ternak milik warga Wicaksono.

Beruntung, seluruh penghuni pondok rehabilitasi yang terbakar, berhasil dievakuasi dan diselamatkan dari kebakaran.

 

Diduga Dibakar Santri

Kejadian tersebut diduga terjadi akibat seorang santri yang depresi. Dari keterangan warga yang didapat petugas, Dedik menjelaskan jika santri yang membakar sarung di gudang lantai 2 tersebut sebelumnya nonton bareng bersama penjaga keamanan dan saat itu tiba-tiba dia pergi.

“Diduga stress karena masalah keluarga. Saat kebakaran bisa diselamatkan sehingga tidak ada korban jiwa,” tutur Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Dedik Irianto, Minggu (18/12/2022).

Kabid Opersional Damkar dan Penyelamatan Kota Surabaya Wasis Sutikno menambahkan pelaku pembakaran kabur usai kejadian.

"Habis membakar itu, (pelaku) turun melompat, begitu penghuni lainnya panik, kan pintu pagar dibuka. Dia terus keluar," katanya.

Pelaku yang membakar pondok itu merupakan pasien rehabilitasi narkoba. Sehari-hari pasien rehab di Inaba biasa dipanggil santri.

 

Ingin Ketemu Anak Istri

Berdasarkan keterangan sementara, Wasis mengatakan jika santri tersebut diduga depresi dan tidak mau direhabilitasi. Oleh karena itu dia membakar sarung di gudang hingga api membesar dan melahap dua rumah.

“Ingin ketemu istri dan anaknya. Biar bisa keluar dari rehabilitasi, motif itu yang dilakukan pelaku. Begitu pagar terbuka karena kebakaran, dia langsung melarikan diri,” ujar Wasis waktu dikonfirmasi, Minggu (18/12/2022).

Menurut Wasis, saat kebakaran di dalam pondok ada 20 penghuni. Beruntung semuanya berhasil dikeluarkan. Kini mereka dipindahkan ke tempat lain setelah didata terlebih dahulu oleh polisi.

"Mereka (penghuni) dipindah, mungkin ke tempat yang lain, ada yang jemput pakai mobil mini bus," ungkap Wasis.

Sedangkan untuk status pondok, Wasis menyebut tempat tersebut milik perorangan. Sesuai namanya pondok memang difokuskan untuk pengobatan dan penyembuhan rehabilitasi narkoba.

Terpisah Kapolsek Sukolilo, Kompol M Sholeh mengatakan saat ini pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi. Sedangkan lokasi TKP telah dipasang garis polisi. "Sudah (diberi garis polisi). Saksi masih diperiksa," kata Sholeh, Minggu (18/12/2022). ari/ham/rmc

Berita Terbaru

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan penyusunan kepengurusan DPD Partai Demokrat Jatim periode 2…

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun mengingatkan kepala desa agar tidak sembarangan mengelola Bantuan Keuangan Khusus (BKK) D…

Dukung Kegiatan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemprov, Bank Jatim Salurkan CSR kepada Dinsos Jawa Timur

Dukung Kegiatan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemprov, Bank Jatim Salurkan CSR kepada Dinsos Jawa Timur

Jumat, 16 Okt 2026 10:31 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:31 WIB

SurabayaPagi, Sumenep - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) turut mendukung penyelenggaraan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemerintah Provinsi Jawa…

Hak Jawab PT Bank Artha Graha International Tbk 

Hak Jawab PT Bank Artha Graha International Tbk 

Jumat, 16 Okt 2026 10:12 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:12 WIB

Surabaya, 16 Oktober 2026  Nomor : 17/B/TANGGAPAN –SMS/X/2026  Kepada YTH : Sdr. Hamdan Zoelva, SH,MH  Kuasa Hukum PT Bank Artha Graha International Tbk …

Mohamad Feriadi Raih Penghargaan CEO of The Year di Indonesia Logistics Award 2026

Mohamad Feriadi Raih Penghargaan CEO of The Year di Indonesia Logistics Award 2026

Jumat, 16 Okt 2026 08:05 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JAKARTA : Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi Soeprapto, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan bergengsi kategori…

Kurangnya Sarana dan Prasarana Pendidikan Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Pemkot Segera Lakukan Pemetaan Sekolah

Kurangnya Sarana dan Prasarana Pendidikan Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Pemkot Segera Lakukan Pemetaan Sekolah

Jumat, 16 Okt 2026 08:00 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:00 WIB

Surabaya Pagi.com-Surabaya -  Kurang fasilitas kebutuhan sarana dan prasarana Pendidikan menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Bahtiyar Rifai. Ia …