Istri Kiai di Jember, Laporkan Suaminya yang Diduga Cabuli Santri-santrinya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Ini kejadian aib keluarga dibuka oleh istrinya sendiri. Bu Nyai istri Kiai Muhammad Fahim Mawardi,  melaporkan suaminya sendiri, karena diduga selingkuh dan mencabuli sejumlah santri. Dugaan ini berdasarkan adanya rekaman CCTV yang dimiliki Bu Nyai.

"Jadi Bu Nyai (istri Kiai) ini melakukan konsultasi ke Polres Jember. Tanya ke bagian PPA Polres Jember. Beliau ini melakukan pengaduan, jika pak kiai ini, disebut sering kalau malam memasukkan santrinya ke dalam ruangan khusus berbentuk kamar atau ruang pribadi pak kiai. Masuknya dari malam, keluarnya sekitar jam 1-3 dini hari," kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jember Iptu Dyah Vitasari di Mapolres Jember, seperti dikutip dari laman detikJatim, Jumat (6/1/2023).

Wanita ini menyebut bahwa suaminya FM dan merupakan Kyai pengasuh pondok pesantren di Jember, diduga telah melakukan tindakan tidak senonoh dengan santriwati saat tengah malam.

Hal ini terungkap ketika seorang santriwati mendengar suara perempuan di dalam kamar Kyai di Ponpes di Jember, lalu dia mendobrak pintu kamar pada Selasa malam (3/1/2023) sekitar pukul 23.30 WIB.

Menurutnya, suaminya dan ustadzah berusia 18 tahun tersebut baru saja menjalin hubungan.

Bahkan, mereka berdua di dalam kamar tersebut. Dalam pelaporan tersebut, HA mengaku membawa satu orang santriwati yang menjadi saksi untuk memberikan keterangan tambahan kepada penyidik.

Namun, polisi masih terus melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari saksi-saksi lain untuk memperoleh bukti yang lebih kuat.

Saat ini, tersangka masih dalam proses pemeriksaan dan belum dapat ditahan oleh polisi. Polisi juga akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kebenaran di balik kasus ini.

 

Kiai Membantah

Sementara itu, Kiai Muhammad Fahim Mawardi membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai fitnah.

“Semua yang dituduhkan kepada saya adalah tidak benar dan hanya fitnah,” ujarnya saat ditemui di Ponpes Al Jalil di Desa Mangaran, Kecamatan Ajung, seperti diberitakan oleh detikJatim pada Jumat (6/1/2023).

Bahkan, Kiai Muhammad Fahum Mawardi menantang tudingan tersebut untuk dibuktikan. “Kalau masalah benar atau tidak, kita tidak bisa mengajak orang untuk percaya. Apalagi orang yang tidak suka sama saya dan semuanya itu akan selesai di meja hijau. Jadi saya berharap ini dilanjutkan, jangan hanya konsultasi mereka. Lapor saja!” Kata Fahim

Bahkan Fahim pun berani bertaruh, jika tudingan perbuatan cabul ataupun selingkuh terhadap Santriwati dan Ustadzah tidak benar.

“Saya yakin saya sampaikan, saya (berani) bertaruh. Kalau mereka mempunyai bukti seperti itu, di video yang katanya mecabuli atau apalah bahasanya. Saya berani jalan jongkok dari Jember ke Jakarta telanjang bulat,” tegasnya.

“Saya bersumpah, Wallahi (Demi Allah,red) saya berani seperti itu,” sambungnya menegaskan.

Fahim juga membantah adanya kamar khusus di ponpes yang dia pimpin. Menurutnya, ruangan tersebut sebenarnya adalah sebuah studio tempat santri membuat video YouTube dan tempat dia menerima laporan dari para pengajar.

Studio tersebut merupakan salah satu tempat aktivitas santri, termasuk tempat ujian kenaikan jilid santri. “Jika ada ujian kenaikan jilid, itu akan dilakukan di studio tersebut. Biasanya saat ujian, santri akan didampingi oleh pengajarnya. Jika santri perempuan, mereka akan ditemani oleh ustazah,” jelas Muhammad Fahim Mawardi. jer/ham/rmc

Berita Terbaru

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…