Sempat Diragukan, Polisi Beberkan Hasil Tes DNA Bercak Darah Venna Melinda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Venna Melinda. Foto: instagram @vennamelindareal.
Venna Melinda. Foto: instagram @vennamelindareal.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Masyarakat Indonesia tengah dihebohkan dengan kasus KDRT yang menimpa Venna Melinda. Venna Melinda sempat membeberkan salah satu bukti kuat atas apa yang menimpanya saat berada di sebuah hotel di Kediri, Jawa Timur yakni foto wajah miliknya yang didapati cucuran darah.

Diketahui, ibunda Verrel Bramasta dan Athalla Naufal itu mengalami patah hidung hingga pendarahan. Bahkan, tampak dalam foto, darah tersebut juga ikut terciprat ke baju Venna.

Sayangnya, bukti KDRT tersebut sempat diduga oleh beberapa pihak merupakan rekayasa. Ada juga yang meragukan jika bercak darah tersebut merupakan darah lama yang sudah terjadi beberapa waktu lalu. Banyaknya orang yang ragu dengan keaslian hal tersebut akhirnya membuat pihak kepolisian angkat bicara memberikan penjelasan.

Pihak berwajib pun melakukan pemeriksaan secara teliti, yaitu dengan pemeriksaan DNA. Darah yang berceceran di lantai diperiksa dan dicocokkan dengan milik ibu Verrel Bramasta itu. Polisi pun menemukan kecocokan DNA antara keduanya.

Kepala Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim Kombes Sodiq Pratomo menyatakan hasil uji laboratorium forensik atas sampel darah yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) kasus dugaan KDRT yang melibatkan Ferry Irawan dan Venna Melinda menunjukkan benar jika darah tersebut memang identik dengan Venna Melinda.

"Bidlapfor Polda Jatim menerima barang bukti dari Ditreskrimum Polda Jatim. Ada lima barang bukti. Dua adalah darah pembanding dari saudari Venna Melinda, kemudian ada tiga barang bukti yang diperiksa," kata Sodiq saat jumpa pers, Jumat (20/1/2023).

Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkam fakta benar identik dengan darah yang dimiliki oleh Venna Melinda.

"Setelah dilakukan pemeriksaan pertama adalah pemeriksaan apakah itu darah manusia atau bukan, dan hasil pemeriksaannya seluruhnya merupakan darah manusia," ujarnya.

"Untuk memastikan apakah itu betul darahnya saudari Venna Melinda, maka dilakukan pemeriksaan DNA dan hasilnya ketiga barang bukti itu identik atau match dengan darah saudara Venna Melinda. Jadi barang buktinya memang darah dari saudari Venna Melinda," terangnya.

Sementara itu, pihak kepolisian juga turut memeriksa beberapa barang bukti lain dari kasus KDRT tersebut. satu sobekan kain dari kaos coklat, satu handuk putih dan darah yang ditemukan di lantai.

“Ketika barang bukti tersebut diperiksa, seluruhnya cocok dengan barang saudara Venna Melinda,"

Sebagaimana diketahui, kasus dugaan KDRT ini dilakukan oleh sang suami, Ferry Irawan. Venna pun melakukan laporan ke polisi.

 Kabar terbaru, Ferry Irawan dinaikkan statusnya sebagai tersangka kasus KDRT sejak tanggal 16 Januari 2023 lalu. Ia bahkan telah ditahan di Polda Jatim terkait kasus tersebut.

Meski demikian, Ferry Irawan membantah telah melakukan tindak kekerasan pada istrinya. Ferry Irawan saat ini dijerat dengan pasal 44 dan 45 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. ari

Berita Terbaru

Hadapi Kekeringan, Pemkab Situbondo Tambah Distribusi 5.000 Liter Air ke Desa Terdampak

Hadapi Kekeringan, Pemkab Situbondo Tambah Distribusi 5.000 Liter Air ke Desa Terdampak

Rabu, 02 Sep 2026 13:31 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 13:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Untuk memenuhi kebutuhan air bersih kebutuhan warga terdampak kekeringan tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, Jawa…

Demi Keamanan, Pembangunan Sekolah Rakyat Tulungagung Disesuaikan Jalur SUTET

Demi Keamanan, Pembangunan Sekolah Rakyat Tulungagung Disesuaikan Jalur SUTET

Rabu, 02 Sep 2026 13:23 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 13:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti jalur SUTET pada lokasi lahan yang akan dibangun Sekolah Rakyat (SR), Dinas Sosial (Dinsos) Tulungagung…

Lewat Program ACT, Dinkes Tulungagung Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa

Lewat Program ACT, Dinkes Tulungagung Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa

Rabu, 02 Sep 2026 13:18 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Melalui program Assertive Community Treatment (ACT), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, komitmen untuk memperkuat…

Tekankan Pembangunan TPA Mrican, Pemkab Ponorogo Masih Tunggu SK Kemenhut

Tekankan Pembangunan TPA Mrican, Pemkab Ponorogo Masih Tunggu SK Kemenhut

Rabu, 02 Sep 2026 13:16 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti terbitnya Surat Keputusan (SK) Kementerian Kehutanan terkait penggunaan lahan proyek yang masih proses tunggu,…

Ekspor Jatim Turun 5,33 Persen, Impor Naik 16,56 Persen hingga Juli 2026

Ekspor Jatim Turun 5,33 Persen, Impor Naik 16,56 Persen hingga Juli 2026

Rabu, 02 Sep 2026 12:32 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 12:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat kinerja perdagangan luar negeri Jawa Timur sepanjang Januari-Juli 2026 bergerak b…

Inflasi Jatim Agustus 2026 Tembus 3,32 Persen, Emas dan Transportasi Jadi Pemicu

Inflasi Jatim Agustus 2026 Tembus 3,32 Persen, Emas dan Transportasi Jadi Pemicu

Rabu, 02 Sep 2026 12:02 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 12:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur mencatat inflasi Jawa Timur pada Agustus 2026 mencapai 3,32 persen secara tahunan (…