Sri Mulyani: Pendanaan Covid-19 Bisa Bangun 2 IKN

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Kemenkeu.
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Kemenkeu.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bercerita mengenai masa-masa sulitnya dalam mengelola anggaran selama Pandemi Covid-19. Pandemi COVID-19 telah membuat pengeluaran negara melonjak. Bahkan, Sri Mulyani memperkirakan anggaran penanganan Covid-19 bisa digunakan untuk membangun 2 Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sri Mulyani kembali mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa awalnya kebutuhan pembiayaan pada APBN 2020 hanya sebesar Rp741.8 triliun. Namun, akibat pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia pada awal 2020 membuat pemerintah harus melakukan penyesuaian anggaran kebutuhan pembiayaan menjadi Rp1.645,3 triliun atau naik Rp903,5 triliun. 

"Kebutuhan pembiayaan kita pada tahun 2020 mencapai Rp 1.645,3 triliun atau naik sekitar Rp 900 triliun dari APBN yang sebesar Rp 741,8 triliun. Itu sudah bisa dapat dua IKN. Hanya dalam satu tahun kita meningkat," ujar Menkeu Sri Mulyani dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) di Gedung AA Maramis, Kementerian Keuangan, di Jakarta, Kamis (26/1/2023).

Ia berujar, sejak 2020, APBN yang telah didesain defisitnya sebesar Rp 307,2 triliun atau 1,76�ri produk domestik bruto (PDB), dan kebutuhan pembiayaan hanya Rp 741,8 triliun. Namun, harus dirombak kembali karena pendapatan negara saat itu sangat sulit diperoleh akibat roda perekonomian masyarakat tidak bergerak. Di isi lain, kebutuhan belanja sangat besar.

"Bagaimana pandemi betul-betul mengubah kebijakan fiskal kita dan pembahasan mengenai fiskal itu banyak sekali di tempatnya Kantor Menko," ujarnya.

Maka dari itu, pemerintah menerbitkan Perppu Nomor 1 Tahun 2020 agar defisit APBN bisa dinaikkan di atas tiga persen. Melalui Perpres Nomor 54 Tahun 2020 pada Juli 2020, defisit melonjak menjadi 5,07 persen atau senilai Rp 852,9 triliun dengan kebutuhan pembiayaan Rp 1.439,8 triliun.

"Kebutuhan pembiayaan kita melonjak dari Rp741 triliun ke Rp1.439 triliun, (naik) 2 kali lipat" tuturnya.

Satu bulan setelah defisit APBN diperlebar ke 5,07 persen, pemerintah kembali melebarkan defisit APBN menjadi 6,34 persen pada Agustus 2020 melalui Perpres Nomor 72 Tahun 2020. Defisit APBN dalam nominal naik menjadi Rp1.039,2 triliun. Namun pada akhirnya, kata Sri Mulyani, realisasi defisit pada tahun 2020 mencapai Rp 947 triliun.

"Target defisit dan rencana kebutuhan pembiayaan tersebut tak hanya diubah satu kali di tengah dinamisnya kondisi pandemi hingga realisasi defisit pada 2020 mencapai Rp 947 triliun," uvapnya.

Selanjutnya, kebutuhan pembiayaan mencapai Rp1.645,3 triliun. Saat pandemi Covid-19 melanda, lanjut Sri Mulyani, pemerintah terpukul dari dua sisi pada saat bersamaan, yaitu penerimaan dan belanja. Penerimaan negara menurun, tetapi belanja meningkat. Akibatnya, defisit melonjak yang membuat pemerintah harus meningkatkan pembiayaan anggaran, padahal pasar keuangan sedang mengalami volatilitas.

“Penerimaan negara drop 16 persen, menjadi Rp1.600 triliun saja. Sementara belanja 2020 naik 12,4 persen, jadi kita terpukul di dua tempat, pendapatan turun, belanja naik. Makanya defisit naik jadi Rp947 triliun. Ini angka aktual dibandingkan Perpres tadi,” terangnya.

Guna mengatasinya, pemerintah menggunakan instrumen APBN secara fleksibel, tetapi tetap akuntabel, khususnya dalam penggunaan anggaran penanganan pandemi Covid-19. Pemerintah melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan sebagai auditor eksternal.

Selain itu, pembiayaan defisit juga berimbas ke pasar modal dan pasar obligasi sehingga terbitlah kesepakatan Menkeu bersama Gubernur Bank Indonesia untuk melakukan pembagian beban alias burden sharing dalam membiayai anggaran pandemi. jk

Berita Terbaru

Tingkatkan Literasi Finansial Sejak Dini, KWEBS Berbagi Santunan di Tiga Panti Asuhan Surabaya

Tingkatkan Literasi Finansial Sejak Dini, KWEBS Berbagi Santunan di Tiga Panti Asuhan Surabaya

Sabtu, 14 Mar 2026 23:45 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:45 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya – Tingkat literasi keuangan di kalangan pelajar sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Indonesia masih perlu d…

Kunjungi KPK, Pemkab Mojokerto Matangkan Rencana Relokasi Pusat Pemerinahan ke Mojosari

Kunjungi KPK, Pemkab Mojokerto Matangkan Rencana Relokasi Pusat Pemerinahan ke Mojosari

Sabtu, 14 Mar 2026 23:42 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:42 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus mematangkan rencana kesiapan pemindahan pusat pemerintahaanya ke wilayah Mojosari. Salah …

Golkar Gresik Optimistis Raih 9 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Golkar Gresik Optimistis Raih 9 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Sabtu, 14 Mar 2026 23:38 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Gresik menargetkan peningkatan perolehan kursi di DPRD pada Pemilu 2029. Partai b…

Patroli Dini Hari, Polisi Amankan 21 Pelajar Konvoi Sahur on the Road di Kebomas

Patroli Dini Hari, Polisi Amankan 21 Pelajar Konvoi Sahur on the Road di Kebomas

Sabtu, 14 Mar 2026 23:37 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:37 WIB

SURABAYAPAGI, Gresik – Aparat kepolisian dari Kepolisian Resor Gresik mengamankan puluhan pemuda yang melakukan konvoi Sahur on the Road (SOTR) di wilayah K…

Buka Puasa Bersama, Gerindra Surabaya Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat

Buka Puasa Bersama, Gerindra Surabaya Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat

Sabtu, 14 Mar 2026 23:36 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:36 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Surabaya menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama para pejuang politik Partai G…

Usung Konsep Historis, Kawasan Kuliner Bogowonto Bakal Ditata Ulang

Usung Konsep Historis, Kawasan Kuliner Bogowonto Bakal Ditata Ulang

Sabtu, 14 Mar 2026 23:36 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:36 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota Madiun mengkaji ulang penataan kawasan kuliner Bogowonto. Rencananya kawasan tersebut akan dikembangkan dengan kon…