Pelajaran Buat Polisi Berpoligami

Kompol D Baru Ketahuan, Usai Istri Sirinya Tabrakan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta -  Kompol D atau Dwi Yuniar Mukti, dimutasi Gegara beristri dua. Terungkapnya pamen Polri berpoligami karena istri sirinya, tabrakan, Jumat 20 Januari 2023. Nur (23) Warga Bandung, ngaku istri polisi. Setelah ditelusuri, ternyata benar, Kompol D dinas di Polda Metro Jaya. Saat ini, Kompol D, juga sedang menangani kasus pembunuhan serial killer supranatural Wowon cs.

Kini  Kompol D dimutasi. Perintah pindahnya  tertuang dalam Surat Telegram bernomor ST/41/I/KEP./2023 tanggal 31 Januari 2023.

Mutasi Kompol D dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko. Dwi Yuniar terlahir dikeluarga yang cukup terpandang. Pasalnya dirinya merupakan seorang lulusan Akpol sedangkan sang adik berhasil masuk satuan Akmil.

"Intinya, ada reward, ada punishment. Program Pak Kapolda jelas, sebagai suatu reward saja, mutasi ini juga merupakan bagian daripada reward dalam rangka peningkatan kemampuan dan pembinaan karier masing-masing personel. Namun keseimbangan organisasi juga tentu komitmen dan konsekuensi, apabila ada pelanggaran, tentu pada punishment," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (1/2/2023).

Trunoyudo menyebut Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018, anggota Polri dilarang untuk melakukan poligami. Ketentuan polisi dilarang poligami itu diatur dalam Pasal 4.

Aturan tersebut mengatur tentang tata cara pengajuan perkawinan, perceraian, dan rujukan bagi pegawai negeri di lingkungan Polri.

 

Usai Tabrak Mahasiswi

Istri siri Kompol D, terungkap usai kematian Selvi Amalia Nuraeni di Cianjur, mahasiswi Cianjur yang ditabrak oleh mobil Audi A6, yang ditumpangi Nur. Mobil ini membuka perselingkuhan Kompol D dengan Nur (23).

Nur merupakan penumpang dalam mobil yang melindas Selvi. Ia juga yang menyuruh sopirnya untuk masuk ke dalam rombongan mobil Polisi yang menuju TKP pembunuhan berantai di Cianjur.

Identitas Nur, istri siri Kompol D sekaligus saksi kunci dalam kecelakaan maut yang menewaskan mahasiswi UNSUR pada 20 Januari 2023 di Cianjur, Jawa Barat cukup misterius.

Pasalnya, hingga kini sosok Nur belum muncul kembali, terutama untuk menjelaskan kepada publik tentang hubungan sesungguhnya antara dirinya dengan Kompol D.

Dalam keterangannya saat itu, Nur sempat mengelak bahwa mobil Audi A6 yang disupiri oleh Sugeng mencelakakan mahasiswi bernama Selvi Amalia Nuraini (19) hingga tewas.

Dia juga sempat mengatakan bahwa mobilnya termasuk ke dalam iring-iringan mobil polisi, yang di antaranya terdapat Kompol D.

Namun, klaim Nur bahwa dirinya istri Kompol D dibantah oleh Kapolres Cainjur AKBP Doni Hermawan.

Ini setelah wanita di mobil Audi A6 yang menabrak Selvi, mengaku sebagai istri kedua pamen Polda Metro Jaya.

 

Kompol D Ditahan

Pengakuan Nur itu tak hanya membuat Kompol D diperiksa Propam Polda Metro Jaya. Kompol D juga ditahan di tempat khusus dan dimutasi ke Pelayanan Markas (Yanma) Polda Metro Jaya atas pelanggaran kode etik karena skandal beristri dua.

Sebelum ada pengakuan Kompol D, status hubungan Nur dengan Kompol D, sempat simpang siur.

Dilansir dari berbagai sumber, Nur diketahui merupakan warga Kota Bandung, Jalan Sukabumi yang telah memiliki seorang anak.

Nur terlahir dari orangtua berdarah Australia (bapak) dan Bandung

 

Banyak Raih Prestasi

Kompol D dikenal sebagai seorang yang banyak meraih prestasi. Ia berkesempatan menjadi Purna Paskibraka pada tahun 2004.

Pada tahun 2009 ia mengenyam pendidikan di Akademi Kepolisian atau Akpol. Karirnya di kepolisian meroket.

Dirinya pernah menjabat sebagai Kanit Krimsus di Polres Kabupaten Bekasi.

Juga sempat menjabat sebagai Kanit 2 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Ini sebelum ia tersandung kasus memiliki istri 2.

Kompol D juga sempat diberangkatkan ke Australia dalam rangka memperkenalkan budaya Indonesia ke kancah Internasional.

Trunoyudo mengatakan pemeriksaan terhadap Kompol Dwi masih berlangsung. Dia menegaskan setiap anggota yang melakukan pelanggaran akan mendapat sanksi. "Program Bapak Kapolda jelas, komitmennya bagaimana membangun suatu pembinaan karier, ada reward, pasti ada punishment," ujarnya. n jk/ban/rmc

Berita Terbaru

The Nook Cafe Jadi Simbol Konspirasi Orang Dalam, KI Jatim Ikrarkan Keterbukaan Dokumen

The Nook Cafe Jadi Simbol Konspirasi Orang Dalam, KI Jatim Ikrarkan Keterbukaan Dokumen

Rabu, 15 Jul 2026 19:38 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Putusan Komisi Informasi (KI) Jawa Timur atas sengketa tata ruang Graha Famili bukan sekadar perkara dokumen. Di balik gugatan…

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengalokasikan anggaran jumbo berkisar Rp 80 hingga Rp 90 miliar untuk proyek perbaikan…

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo memastikan sudah mengantongi nama bakal calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi anggaran…

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melalui upacara, Rabu…

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Peredaran rokok ilegal di Lamongan menjamur. Hal itu terbukti dengan keberhasilan petugas mengamankan 3.040 rokok tanpa cukai itu…

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Transformasi Bank Madiun dari Perumda menjadi Perseroda ( PT BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun) tinggal tunggu izin operasional dari …