Tragis, Santri Dikeroyok Berujung Maut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jenazah santri saat dibawa ke ruang otopsi RSUD Bangkalan 
Jenazah santri saat dibawa ke ruang otopsi RSUD Bangkalan 

i

SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan - Seorang santri di Bangkalan diduga menjadi korban pengeroyokan sesama santri  hingga meninggal dunia.

Berdasarkan informasi di lapangan,  pengeroyokan terjadi di salah satu pondok pesantren wilayah Kecamatan Geger Bangkalan.

Kejadian itu dibenarkan Kapolsek Geger Bangkalan AKP. Suyitno, ia mengatakan kejadian pengeroyokan pada santri yang dilakukan oleh santri lainnya

"Iya ada terjadi penganiayaan di pondok yang dilakukan oleh kakak kelasnya," tuturnya (8/3).

Polres Bangkalan mendalami Kasus penganiayaan terhadap santri junior di Kecamatan Geger itu, Polres Bangkalan juga mengungkap kronologi pengeroyokan yang menewaskan anak dibawah umur itu. 

Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya mengatakan aksi pengeroyokan itu dilakukan para pelaku di kamar asrama korban. Penganiayaan dilakukan pada malam nifsyu sya'ban hingga korban mengalami babak belur. 

"Jadi korban didatangi pelaku dan dikeroyok di asrama tempat korban. Korban dianiaya hingga lebam," ujarnya.

Penganiayaan itu lalu diketahui oleh santri lain dan dilaporkan ke Pimpinan pondok. Setelah itu, korban dibawa ke puskesmas Geger untuk mendapat perawatan. 

"Saat dibawa ke puskesmas, korban meninggal dunia," ucapnya. 

Bangkit juga mengungkap identitas korban yakni berinisial BT warga Desa Bulukagung Kecamatan Klampis. Korban yang berusia 16 tahun itu saat ini masih duduk dibangku SMA. 

"Korban sekolah sambil mondok, masih kelas 1 SMA," jelasnya. 

Kini polisi masih mendalami kasus tersebut dan memanggil sejumlah saksi. Polisi juga belum mengungkap motif penganiayaan yang dilakukan pelaku. 

"Belum, nanti setelah ada hasil pemeriksaan baru kita menemukan motifnya apa," pungkasnya. 

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…